Renungan Harian (28 Oktober 2016)

28SANDAL HILANG SEBELAH

Amsal 16:32

Amsal 16:32. “Orang yang sabar melebihi seorang pahlawan, orang yang menguasai dirinya, melebihi orang yang merebut kota.”

Suatu hari saya mengalami satu kejadian yang cukup sederhana tetapi memberikan suatu pelajaran yang sangat berharga. Kejadian itu tentang sebelah sandal saya yang berada di dalam mobil terjatuh keluar pada saat anak-anak saya sedang keluar dari mobil di sekolah. Masalahnya ini adalah sandal yang paling mahal yang pernah saya punya. Saat saya mendengar laporan dari anak saya bahwa sandal saya yang mahal itu hilang sebelah saya hanya diam dan tidak marah, tidak merespon berlebihan dan tetap menguasai diri untuk tenang sehingga suasana keluarga tetap tenang terjaga. Esok harinya pada saat mengantar anak ke sekolah, saya dan istri kembali melewati tempat yang kami duga sandal itu terjatuh. Puji Tuhan sebelah sandal saya masih ada di jalan dan sudah kotor karena kehujanan, jadi sepasang sandal saya jadi dapat saya gunakan kembali.

Banyak hal kita dihadapkan pada pilihan dalam hidup ini, salah satunya pilihan kita untuk merespon suatu kejadian yang menimpa hidup kita. Baik itu kemalangan, kecelakaan, ditipu teman, dikhianati pasangan, dikecewakan sahabat, dihadapakan pada situasi yang membuat marah, emosi, dan banyak hal lainnya. Dalam hal inilah kualitas kehidupan rohani kita diuji, apakah kehidupan rohani kita telah tumbuh dalam penguasaan diri atau tidak.

Banyak orang memilih merespon dengan cara yang keliru dan tidak dapat menguasai diri sehingga berakhir pada satu hal yang tragis dan menyakitkan. Hamam harus mati tergantung karena tidak dapat menguasai dirinya saat dikuasai amarah karena Mordekai tidak tunduk hormat kepadanya, Gehasi harus jadi orang kusta karena tidak dapat menguasai dirinya akan harta pemberian Naaman, dan banyak lagi contoh yang dapat kita pelajari dari Alkitab ataupun kehidupan saat ini, dimana karena tidak dapat menguasai diri maka terjadi hal yang tragis dan menyedihkan.

Sandal hilang sebelah dapat membuat kita jatuh dalam dosa karena tidak mampu menguasai diri dalam amarah, Puji Tuhan kalau saya dapat memilih respons yang benar. Bagaimana dengan Anda? (NK).

Doa: “Ajar kami supaya kami dapat menguasai diri kami sepenuhnya, sehingga respon kami atas setiap persoalan yang menimpa kami selalu sesuai dengan kehendak-Mu, ya Allah. Amin.”

 

Check Also

Ilustrasi Renungan 31 Desember 2023 TUHAN ADA DI SETIAP MUSIM KEHIDUPAN

Renungan 31 Desember 2023

Ilustrasi Renungan 31 Desember 2023 TUHAN ADA DI SETIAP MUSIM KEHIDUPAN Renungan 31 Desember 2023 …