Mazmur 59:1-18
Mazmur 59:17. “Tetapi aku mau menyanyikan kekuatan-Mu, pada waktu pagi aku mau bersorak-sorai karena kasih setia-Mu; sebab Engkau telah menjadi kota bentengku, tempat pelarianku pada waktu kesesakanku.”
Meski status orang dalam Kristus adalah warga sorgawi, harus diingat bahwa dua kaki kita masih berpijak di atas muka bumi ini. Artinya kita juga masih diperhadapkan pada kesukaran dan persoalan setiap hari, sama seperti orang orang di luar Kristus. Kita tidak lantas bebas atau dengan otomatis dihindarkan atas persoalan dan masalah, tetapi kita sama harus menghadapinya. Tidak heran banyak orang dalam Kristus atau dipanggil sebagai orang Kristen hidup dalam kegagalan demi kegagalan, merasa tidak sanggup lagi menghadapi kehidupan yang sarat dengan persoalan. Mengapa? Karena mereka tidak berdoa!
Ayat mas hari ini, Pemazmur berkata, ”Aku mau menyanyikan kekuatan-Mu, …bersorak sorai karena kasih setia-Mu..” Artinya ada hubungan karib dalam doa, ada hubungan intim dengan Tuhan dalam ucapan syukur atas kasih setia-Nya. Inilah kunci kekuatan bagi orang dalam Kristus yaitu saat berhubungan dengan Tuhan sebagai kota benteng dan kekuatan.
Bagaimana Anda bisa menjadi berkat bagi orang lain, menjadi terang dan menjadi tempat curahan hati bagi teman, jika Anda sendiri hidup dalam kekuatiran, keputusasaan dan kepedihan. Bangkit dan menjadi terang, mulai bangun kehidupan doa yang teratur . Pasti hidup Anda akan berubah dan menjadi berkat. Perkataan dan sikap Anda akan menjadi alat kemuliaan Tuhan untuk memenangkan jiwa-jiwa yang sedang menuju kebinasaan karena tipu muslihat iblis, karena tipuan dunia .
Melalui kehidupan doa yang teratur, Anda juga akan terlatih bukan saja meminta untuk kebutuhan diri sendiri, Anda akan memiliki hati untuk berdoa bagi orang lain, yaitu mereka yang sedang dalam pergumulan. Bahkan berdoa untuk bangsa dan negara dimana Anda hidup saat ini. Anda akan menjadi orang yang peduli.
Doa: “Kami rindu untuk terus intim dengan-Mu, ya Allah. Engkaulah kekuatan dan kota benteng kami. Biarlah kami memuliakan Engkau di sepanjang hidup kami karena kami dekat dengan Engkau. Amin.”
GBI Pasir Koja 39 Bandung
