Kisah Para Rasul 20:17-32
Kisah Para Rasul 20:23. “Selain dari pada yang dinyatakan Roh Kudus dari kota ke kota kepadaku, bahwa penjara dan sengsara menunggu aku.”
Roh Kudus memberi tahu Paulus, bahwa dia akan dipenjarakan dan mengalami penderitaan. Sekalipun mengetahui hal ini, Paulus tidak takut untuk terus melaksanakan misinya. Karakternya yang kuat merupakan teladan yang bagus bagi para penatua di Efesus , yang beberapa di antara mereka juga akan menderita karena Kristus.
Kita sering merasa hidup adalah kegagalan sebelum kita memperoleh banyak darinya; pengakuan, kesenangan, uang, kesuksesan. Tetapi Paulus menganggap hidup tidak berharga kalau dia tidak menggunakannya untuk pekerjaan Allah. Apa yang ia berikan untuk kehidupan jauh lebih penting daripada apa yang ia peroleh darinya. Manakah yang lebih penting untuk Anda? apa yang Anda peroleh dari kehidupan ataukah apa yang Anda berikan untuk kehidupan?
Keteguhan hati adalah sifat yang dibutuhkan oleh setiap orang yang ingin melakukan pekerjaan Allah -misi. Paulus adalah seorang yang berhati teguh, dan tujuan terpenting dalam hidupnya adalah memberitakan tentang Kristus kepada orang lain (Filipi 3:7-13). Tidak heran, jika Paulus merupakan pelayan Injil terhebat yang pernah ada. Allah sedang mencari lebih banyak pria dan wanita yang mau fokus pada satu tugas yang Allah telah berikan untuk mereka kerjakan, yakni: mengabarkan Injil Keselamatan.
Apa respon Anda? Apa yang menjadi fokus utama Anda saat ini? Renungan hari ini mengingatkan, bahwa di balik hidup ini ada kehidupan kekal yang sudah Anda miliki dalam Kristus. Isilah kehidupan kita ini dengan melaksanakan rencana-Nya, yakni menyelamatkan umat manusia, meski untuk itu ada resiko dan konsekuensinya.
Doa: “Seperti Paulus, biarlah kami pun menganggap bahwa sangat sia-sialah hidup kami jika tidak dipakai untuk melakukan pekerjaan Allah. Di dalam nama Tuhan Yesus. Amin.”
GBI Pasir Koja 39 Bandung
