APAKAH ANDA MENCINTAI FIRMAN ALLAH?
Yakobus 1:19-25
Yakobus 1:25. “Tetapi barangsiapa meneliti hukum yang sempurna, yaitu hukum yang memerdekakan orang, dan ia bertekun di dalamnya, jadi bukan hanya mendengar untuk melupakannya, tetapi sungguh-sungguh melakukannya, ia akan berbahagia oleh perbuatannya.”
Meskipun keluarga dan teman-temannya berkeberatan, misionaris Inggris Robert Morrison, yang berfokus pada keinginannya untuk menerjemahkan Alkitab lengkap ke dalam bahasa Cina, mulai bertolak ke Cina pada tahun 1807. Tugas menerjemahkan tidaklah mudah baginya. ”Proyek itu tampaknya mustahil,” demikian pernyataan Charles Grant, seorang direktur Serikat Dagang Hindia Timur kala itu.
Setibanya di sana, Morrison mengetahui bahwa ternyata ada sanksi hukuman mati bagi orang Cina yang mengajarkan bahasa mereka kepada orang asing. Untuk melindungi dirinya dan orang-orang yang mengajarinya bahasa itu, Morrison tidak keluar rumah selama beberapa waktu. Setelah dua tahun belajar, ia bisa berbicara bahasa Mandarin lebih dari satu dialek, termasuk bisa membaca dan menulis dalam bahasa itu. Sementara itu, kaisar mengeluarkan suatu dekrit yang menyatakan, bahwa mencetak buku-buku Kristen adalah kejahatan dengan ganjaran hukuman mati. Tidak soal adanya ancaman itu, pada tanggal 25 November 1819, Morrison berhasil menerjemahkan seluruh Alkitab ke dalam bahasa Cina. Pada tahun 1836, sekitar 2.000 Alkitab lengkap, 10.000 Kitab-Kitab Yunani, dan 31.000 bagian Alkitab yang berbeda telah dicetak dalam bahasa Cina. Cinta akan Firman Allah membuat hal yang ”mustahil dilakukan” menjadi mungkin.
Apakah Anda menunjukkan kecintaan akan firman Allah dengan membacanya secara teratur? Yakinlah, bahwa Anda akan berbahagia karena melakukan hal itu.
Doa: “Tuhan Yesus, kami mau tekun dan setia dalam membaca, merenungkan dan melakukan firman-Mu, karena kami mengasihi-Mu. Amin.”
GBI Pasir Koja 39 Bandung