Revisi Pengerja – 17 Agustus 2016

Para pengerja siap menerima berkat Tuhan

Janganlah hendaknya kerajinanmu kendor, biarlah rohmu menyala-nyala dan layanilah Tuhan” – Roma 12 : 11

Ayat tersebut menjadi ayat tema Revisi Pengerja GBI Pasirkoja di tahun 2016 ini. Sebuah ayat yang mengingatkan serta memberi motivasi kepada setiap pengerja untuk tetap giat dan tekun dalam melayani Tuhan.

Revisi Pengerja GBI Pasirkoja yang selalu diadakan setiap tanggal 17 Agustus, pada tahun ini diadakan di Graha Sakura dan dihadiri oleh 190 orang pengerja. Acara dibuka dengan menyanyikan lagu “Indonesia Raya” dilanjutkan dengan doa bagi bangsa Negara yang dipimpin oleh Ibu Adeth, yang menjadi worship leader membuka pujian pertama.

Dalam sesi Firman Tuhan yang dilayani oleh Ps. Jeff Hammond ( Abbalove Ministries – Jakarta), beliau membagikan bahwa jika kita ingin melihat tubuh Kristus, semua harus terlibat dalam pelayanan sebagai bagian tubuh Kristus yang rapih tersusun, Roh Allah bergerak atas semua bagian tubuh. Kalau kita ingin melihat Indonesia dilawat, inilah saatnya kegerakan orang-orang kudus.

Beliau juga memberikan sebuah ilustrasi bahwa gereja bukanlah seperti sebuah ruang tunggu dimana jemaat hanya berdiam diri tetapi jemaat dipanggil untuk menemukan potensi/ karunia/ panggilan untuk melayani.  Tugas kita sebagai pengerja adalah memperlengkapi mereka. Roh kita harus menyala-nyala agar kita bisa mempersiapkan dan  mementor orang-orang untuk terlibat aktif dalam tubuh Kristus, melayani Tuhan. Dalam salah satu ayat yang dibagikan di Yoh. 14:18 dikatakan bahwa orang percaya akan melakukan pekerjaan-pekerjaan yang Yesus lakukan, bahkan lebih besar. Kita adalah orang percaya yaitu orang yang sudah diubahkan menjadi serupa dengan Kristus sehingga kita bisa melakukan perkara-perkara yang besar untuk kemuliaan Tuhan.

Setelah makan siang, sementara Paduan Suara Eucharisto mempersembahkan pujian dengan merdu, para pengerja bisa melihat tayangan video tentang pelayanan yang telah dilakukan oleh pengerja-pengerja GBI Pasirkoja. Di kesempatan ini juga Gembala Sidang & Wakil (Pdt.Jantje Haans dan Pdt. Simon Irianto) memberikan apresiasi dengan cara menghampiri setiap pengerja yang hadir dan memberikan gift sebagai simbol terima kasih mereka kepada setiap pengerja yang telah melayani di GBI Pasirkoja 39.

Pdt Jantje Haans sebagai gembala sidang mengingatkan tentang kerajinan kita tidak kendor, tapi biarlah roh ( pneuma – yang berarti semangat) kita menyala-nyala (zeo–  artinya panas, bercahaya, mendidih seperti air, bersemangat atau serius dengan kesungguhan hati yang maksimal.)

Sedangkan Pdt.Simon Irianto menyampaikan bahwa roh yang menyala-nyala itulah yang membedakan kita dari pelayanan yang baik dengan pelayanan yang luar biasa. Roh yang menyala-nyala merupakan mesin penggerak, menimbulkan antusias dalam pelayanan. Roh yang menyala-nyala adalah api yang didapat dari hubungan kita dengan Tuhan. Tanpa api tersebut pelayanan kita tidak akan berdampak. Jagalah api itu seperti imam-imam di Imamat 24 menjaga api di dalam ruang kudus dari jelaga, kotoran yang menghalangi api tetap menyala. Jangan ada konflik, dendam, amarah yang membuat kita melayani dengan amarah atau kebencian.

Harapan sekaligus pesan dari Revisi Pengerja ini adalah agar setiap jemaat mengambil bagian dalam pelayanan. Berikan yang terbaik kepada jemaat Tuhan di GBI Pasirkoja, hidup dalam panggilan dengan roh yang berkobar dan layanilah Tuhan.

Selamat melayani!
Oleh: Victor Apriando

 

 

 

 

 

 

 

 

Check Also

Artikel Ibadah awal tahun 2026 copy

IBADAH AWAL TAHUN 1 Januari 2026

Oleh: Dedy Gunawan (Koordinator Komisi Kompas) Puji syukur kepada Tuhan Yesus,  Kamis, 01 Januari 2026, …