Rut 4:13-17
Rut 4:14. “Sebab itu perempuan-perempuan berkata kepada Naomi: “Terpujilah TUHAN, yang telah rela menolong engkau pada hari ini dengan seorang penebus. Termasyhurlah kiranya nama anak itu di Israel.”
Naomi merasa gagal dalam hidupnya, ia merasa sangat kesepian dan seolah tanpa harapan akan masa depan. Keluarganya semua telah meninggal dunia. Dulu ia datang ke Moab bersama suami dan anak-anaknya, tetapi kini ia pulang dengan tangan hampa. Wajarlah jika Naomi merasa Tuhan telah meninggalkannya. Bukankah kita pun sering bersikap seperti Naomi ketika menghadapi kegagalan, kedukaan dan pergumulan yang berat?
Benarkah Tuhan meninggalkan Naomi? Tentu tidak! Naomi sekeluargalah yang meninggalkan Tuhan. Mereka pergi ke negeri orang kafir. Anak-anak Naomi juga melanggar perintah Tuhan karena menikahi perempuan kafir.
Tetapi Tuhan tetap setia sekalipun kita tidak setia. Tuhan menghadirkan Rut dalam kehidupan Naomi sebagai menantu yang setia, seorang wanita kafir yang kemudian mengenal Allah. Rut juga menampakkan kehidupan iman yang baik. Tuhan pun menolong mereka melalui Boas yang kemudian menikahi Rut. Naomi kembali mendapatkan keluarga dan terpelihara.
Perhatian dan pertolongan Tuhan datang lewat berbagai cara, termasuk hal-hal yang tampak biasa dalam hidup kita sehari-hari. Naomi akhirnya menemukan ALLAH adalah Allah, sebagai Penolong, Penghibur dan Penebusnya. Bila kita hari ini menengok ke hari-hari yang sudah kita lalui, siapakah Allah bagi hidup kita?
Doa: “Terima kasih Allah yang setia, atas pemeliharaan dan kasih-Mu yang Engkau telah nyatakan di dalam kehidupan kami. Kami sangat bersyukur dan berterima kasih. Amin.”
GBI Pasir Koja 39 Bandung
