IMAN UNTUK MENANG – 8

Artikel Wanita April 26

Untuk bertanding melawan Baylor, Yow harus lebih dulu mengonsumsi obat untuk rasa mual dalam dosis besar, mendapat masukan beberapa botol cairan ke dalam pembuluh darah, dan memaksa dirinya untuk makan sedikit sandwich ayam. Meski demikian, ia hampir tidak bisa berjalan ke mobil. Ia tahu, sama seperti yang telah dikatakan oleh Kepala Sekolah A. Doyle Early kepadanya bertahun-tahun sebelumnya, melatih adalah panggilannya. Karena menerima pekerjaan pertama itulah, ia dapat menyentuh hidup banyak orang selama lebih dari empat dekade. Banyak orang telah mengenal Tuhan melalui teladannya dan banyak juga yang telah berjuang melawan kanker bersamanya berperan sebagai bukti atas iman mereka. Sekarang, ia bisa merasakan orang-orang itu memberi semangat. Setiap langkah yang ia ambil menyurutkan rasa sakit yang dirasakannya. Ketika ia kembali ke lapangan, energi pun kembali, rasa sakitnya lenyap, dan dia merasa Tuhan ada di sekelilingnya. Saat itu, kanker sedang dihalau oleh iman.

Ketika pertandingan dimulai, mereka yang mengenalnya dengan baik, termasuk kalangan media dan ratusan penggemar, menitikkan air mata. Penyiar ESPN dan para penggemar dari berbagai tempat berusaha memahami bagaimana perempuan ini bisa merangkak keluar dari tempat tidurnya, dan bahkan melatih. Jika mereka mengikuti malam penghargaan dan mendengarnya berbicara, mereka akan memahaminya. Sambil berdiri dengan bangga, ia menceritakan kepada pendengar malam itu, “Tuhan telah memberkati aku seratus kali lebih banyak dari apa pun yang aku bisa hadapi dalam hidup ini. Tuhan adalah sauhku.”
“Bagiku, imanku kepada Tuhan adalah segalanya yang membuat aku mampu melalui hal ini.” Dalam kitab Mazmur ada bagian yang mengatakan, “Tuhan adalah penopang hidupku.” Aku percaya apa yang dikatakan pemazmur. Ada ayat lain dalam Mazmur yang mengatakan, “Engkau telah menyelubungi aku dengan kekuatan untuk berperang.” Dan ayat favorit aku di kitab Filipi, “Segala perkara dapat kutanggung dalam Kristus yang telah memberi kekuatan kepadaku.”

“Ada banyak hal dalam hidup kita yang tidak bisa kita kendalikan… tetapi dengan iman kepada Tuhan, kita dapat menghadapi semua tantangan. Allah menggunakan penderitaan untuk memberi kita pertumbuhan pribadi dan kemenangan… serta memberi arti dan tujuan hidup. Dia adalah pelatih utama. Dia mempunyai pertandingan yang telah direncanakan untuk hidupku dan hidup Anda.”

North Carolina State mendapat waktu ekstra yang mereka butuhkan pada malam hari bulan Maret itu. Mereka memaksa Baylor untuk overtime dan mengalahkan Bears dengan angka 78-72. Kemenangan membuat Kay Yow tersenyum dan dampaknya juga memberikan lebih banyak waktu bagi pelatih itu. Satu minggu kemudian, melawan salah satu tim terbaik nasional, University of Connecticut, musim pertandingan impian berakhir. Di pertandingan terakhir, Yow yang telah meminta waktu untuk rehat dua hari, lantas mulai bekerja bersama para pemain barunya, menyiapkan mereka untuk musim berikutnya. Apa yang ia lakukan benar-benar memberi mereka teladan untuk hidup berdasar iman yang bisa mereka gunakan selama sisa hidup mereka.
“Musim ini,….bersambung..

Check Also

Artikel Wanita Okt 26 copy

IMAN UNTUK MELAMPAUI PENGHARAPAN FANNY CROSBY – 04

Artikel Wanita Okt 26 copy Karena semakin yakin dengan kemampuan intelektual cucunya, Eunice mulai membaca …