
Setiap tahun, saat musim hujan atau peralihan cuaca datang, kita sering mendengar kabar tentang flu yang kembali menyerang. Influenza—penyakit yang tampaknya umum dan sering dianggap sepele, tapi nyatanya adalah “musuh musiman” yang terus mengintai tanpa mengenal waktu. Sebagai orang percaya, kita diajak untuk tidak hanya peduli pada kesehatan rohani, tetapi juga jasmani, sebab tubuh kita adalah bait Allah yang kudus (1 Korintus 3:16). Tuhan memberi kita hikmat untuk menjaga diri dan sesama, termasuk dalam hal mencegah penyebaran penyakit. Dalam artikel ini, kita akan mengenal lebih dekat tentang influenza, bagaimana ia menyebar, siapa saja yang rentan, dan bagaimana kita sebagai jemaat dapat bersikap bijak, penuh kasih, dan bertanggung jawab dalam menghadapi penyakit ini sebagai wujud kasih kepada Tuhan dan sesama.
Flu adalah gangguan sistem pernapasan yang disebabkan oleh infeksi virus. Kondisi ini sering kali terjadi ketika memasuki musim pancaroba karena cenderung mudah menular ke orang lain, terutama pada 3–4 hari pertama saat penderitanya terinfeksi oleh virus flu. Flu atau influenza adalah penyakit yang disebabkan oleh infeksi virus dengan gejala berupa batuk, pilek, hidung tersumbat, demam, dan sakit kepala. Penularan penyakit flu dapat terjadi melalui percikan atau cipratan air liur (droplet) dari penderita flu. Influenza kerap kali disamakan dengan common cold atau selesma. Walaupun memiliki gejala yang serupa, dua kondisi tersebut disebabkan oleh virus yang berbeda. Gejala influenza juga cenderung lebih parah hingga sering kali mengganggu aktivitas pengidapnya dan dapat terjadi secara mendadak, sementara gejala selesma biasanya cenderung ringan dan terjadi secara bertahap.
Penyebab Influenza:
Penyebab utama Influenza adalah infeksi virus bernama influenza. Virus tersebut dapat menyebar dengan mudah ketika menghirup percikan air liur di udara (droplet) dari penderita flu saat bersin atau batuk. Penularan juga bisa terjadi saat tangan yang terkena percikan air liur penderita flu tersebut menyentuh mulut, hidung, atau mata.
Selain itu, beberapa faktor dapat meningkatkan risiko seseorang mengalami flu adalah sebagai berikut:
– Memiliki daya tahan tubuh yang lemah, misalnya karena mengidap penyakit HIV/AIDS.
– Tubuh dalam kondisi yang tidak prima.
– Sedang hamil atau baru melahirkan.
– Balita dan lansia.
– Menderita kondisi medis tertentu, seperti asma, diabetes, penyakit jantung, atau obesitas.
– Sering kontak langsung atau menggunakan peralatan pribadi bersama dengan penderita flu.
Gejala Influenza
Umumnya, gejala flu biasanya akan menyerang secara tiba-tiba, cenderung parah, mengganggu aktivitas penderitanya, dan dapat berlangsung lebih lama. Adapun sejumlah gejala umum flu adalah sebagai berikut:
– Pilek.
– Hidung tersumbat.
– Demam.
– Menggigil.
– Batuk.
– Bersin-bersin.
– Nyeri tenggorokan.
– Nyeri kepala.
– Lemas.
– Tidak nafsu makan.
Gejala-gejala tersebut biasanya akan muncul dan memberat pada 2–3 hari setelah terinfeksi oleh virus influenza. Umumnya, gejala flu akan mereda dalam waktu kurang dari 1 minggu. Namun, gejala berupa batuk dan lemas kemungkinan dapat berlangsung lebih lama sampai beberapa minggu.
Pengobatan Influenza
Flu adalah kondisi yang normalnya dapat mereda dengan sendirinya (self-limiting disease). Namun, untuk mempercepat proses pemulihan dari flu, terdapat sejumlah perawatan mandiri yang bisa dilakukan di rumah, diantaranya adalah:
– Perbanyak istirahat.
– Mengonsumsi makanan sehat dengan gizi seimbang.
– Mencuci tangan secara rutin untuk menghindari penyebaran virus flu dari dan ke orang lain.
– Menutup mulut dan hidung saat batuk dan bersin menggunakan tisu.
– Mengonsumsi obat dekongestan sesuai anjuran dokter untuk membantu meredakan gejala hidung tersumbat.
Namun, ada beberapa jenis flu, seperti misalnya flu burung, yang dapat menimbulkan gejala yang tergolong berat sehingga tidak dapat ditangani secara mandiri. Karena itu, segera kunjungi dokter apabila mengalami gejala flu yang tergolong berat untuk memperoleh diagnosis dan penanganan yang tepat.
Cara Mencegah Flu
Adapun sejumlah cara yang dapat dilakukan sebagai upaya pencegahan flu adalah sebagai berikut:
– Menjaga kebersihan diri sendiri dan lingkungan di sekitar.
– Rajin mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir atau hand sanitizer saat sebelum dan sesudah makan, setelah memegang fasilitas umum, dan setelah menggunakan toilet.
– Tidak menggunakan barang pribadi dan alat makan bersama-sama.
– Melakukan vaksinasi influenza secara rutin.
GBI Pasir Koja 39 Bandung