Renungan Harian (11 Juli 2016)

11MIKE TYSON

2 Korintus 5:17

2 Korintus 5:17. “Jadi siapa yang ada di dalam Kristus, ia adalah ciptaan baru: yang lama sudah berlalu, sesungguhnya yang baru sudah datang.”

Juli 2014, petinju legendaris asal Amerika Serikat yang pensiun tahun 2005, Mike Tyson, dikabarkan akan menggelar acara khusus di sebuah acara tunggal yang bertajuk “Mike Tyson: Undisputed Truth”. Ini adalah sebuah acara pertunjukan tunggal. Acara ini bertutur tentang seseorang yang pernah berada di atap dunia dan kemudian jatuh hingga ke dasar yang kelam.

Mike Tyson merupakan juara dunia tinju kelas berat sejati antara 1986-1990. Setelah kekalahan tragis dari Buster Douglas, hidup Tyson makin kelam karena ia masuk penjara karena tuduhan memerkosa seorang kontestan ratu kecantikan.

“Saya pernah merasakan di atas hingga di bawah. Saya pernah menjadi manusia paling buruk dan dibenci peringkat 10 dunia. Ketika saya menggigit telinga Evander Holyfield, peringkat saya langsung melonjak ke pertama,” kata Tyson dalam sebuah interview dengan ABC News beberapa waktu yang lalu.

Kiki, Istri Tyson dalam kesempatan yang sama menuturkan mengenai apa yang dialami suaminya, dan senantiasa memberi motivasi. “Saya belum pernah melakukan pertunjukan atau seni di atas panggung, dan saya melakukannya karena itu seni. Pertunjukkan ini mengubah pemikiran banyak mengubah cara berpikir saya, karena seseorang yang telah jatuh motivasinya akan segera muncul lagi,” kata Tyson.

Kiki menegaskan, bahwa di usia 48, Tyson bukan orang yang mudah mengintimidasi orang lain, dan temperamental lagi. “Tidak akan ada lagi Tyson dengan semangat meledak-ledak dan temperamen seperti dulu,” lanjut Kiki.

Setiap orang memiliki temperamen dasar dan itu akan mewarnai karakter hidupnya. Tetapi di dalam Kristus , kita adalah “ciptaan baru.”

Paulus yang bertemperamen keras, menyiksa bahkan membunuh pengikut Kristus, tetapi di dalam Yesus menjadi orang yang dapat menguasai dirinya dan memberkati banyak orang. Tuhan sanggup mengubahkan seseorang dan memiliki karakter yang diperbaharui terus menerus menjadi seperti Kristus. (NK).

Doa: “Tuhan Yesus, aku mengaku banyak kekurangan dengan temperamen yang kumiliki, namun aku percaya Engkau sanggup mengubah diriku menjadi seperti apa yang Kau ingini. Di dalam nama Tuhan Yesus. Amin.”

 

 

Check Also

Ilustrasi Renungan 31 Desember 2023 TUHAN ADA DI SETIAP MUSIM KEHIDUPAN

Renungan 31 Desember 2023

Ilustrasi Renungan 31 Desember 2023 TUHAN ADA DI SETIAP MUSIM KEHIDUPAN Renungan 31 Desember 2023 …