KESAKSIAN JAWA TENGAH

Kesaksian Jawa Tengah
Oleh: Indri Haans

Agnecia: Arti melayani yang Sesungguhnya untuk saya pribadi adalah Kasih yang nyata, dimulai hal yang sederhana yang bisa kita lakukan yaitu menjadi pendengar yang baik, dimana kita belajar utk berempati kepada sesama, berbelas kasih, dan dengan adanya kita, membuat orang-orang mengucap syukur kepada Allah.

Erlina: Melayani dalam pujian di setiap tempat misi adalah tantangan tersendiri, disini pembuktian bahwa kuasa Tuhan Yesus bekerja dalam segala keadaan, bukan karena kita bisa, bukan karena alat yang modern, tapi karena kerinduan hati maka hadirat Allah memenuhi jemaat-Nya, dengan misi ini saya diingatkan kembali untuk lebih lagi setia melayani bagaimanapun keadaannya. Tuhan Yesus memberkati.

Santi: Shalom…. Puji syukur kepada Tuhan atas kemurahanNya, saya masih diberikan kesempatan untuk dapat mengikuti misi ini. Saya bersyukur bisa melayani, mendoakan dan bisa menjadi berkat buat jemaat Tuhan di sana dan saya percaya apa yang kita tabur disana tidak akan menjadi sia-sia. Dengan penyertaan Tuhan, saya percaya ada mujizat, ada pemulihan yang akan terjadi. Begitu pula dengan saya secara pribadi merasakan berkat yang luar biasa, saya melihat ibu-ibu dan bapak-bapak disana walaupun mereka sudah sangat tua dan bahkan ada yang berjalan memakai tongkat tetapi mereka dengan penuh semangat, rindu datang beribadah, juga ada seorang ibu yang terbaring sakit tetapi dia tetap setia kepada Tuhan. Tuhan itu sungguh baik bagi setiap orang yang percaya kepada Tuhan.Tuhan itu sungguh baik bagi setiap orang yang percaya kepada-Nya. Maka dari itu marilah kita selalu mengucap syukur dalam segala hal. Tuhan memberkati.

Sherly: Bersyukur bisa ikut misi WBI ini. Saya belajar buat bisa kerjasama dalam team , tidak jadi batu sandungan. Melayani anak-anak yang tidak kita kenal itu memang tantangannya berbeda. Minta mereka fokus buat mendengar itu tidak gampang juga , karena mereka tidak tiap minggu ada ibadah sekolah minggu jadi mereka terbiasa main hp saat ibadah umum. Tapi ini yang membuat saya jadi lebih bersyukur karena bisa menceritakan kebenaran firman Tuhan buat mereka, dengan antusias mereka juga mau mengerjakan aktivitas yang saya bawa. Berdoa supaya ada orang yang mau terbeban lebih lagi untuk melayani anak anak karena mereka generasi yang akan membawa perubahan buat bangsa ini. Dan terimakasih buat kesempatan ini bisa berdoa buat jemaat yang sakit dan melihat mereka tersenyum kami kunjungi rumahnya lewat kesederhanaan mereka mengajarkan kasih yang tidak terbatas ,mereka memikirkan masa depan anak-anaknya ,kerukunan anak-anaknya dan sungguh hati mereka sama Tuhan yang hebat, malu kadang kita belum seperti mereka yang begitu cinta Tuhan. Lewat misi ini saya diingatkan buat lebih lagi melayani Tuhan dengan hati bersyukur juga selalu rendah hati. Tuhan memberkati.

Pipih: Puji Tuhan, saya di beri kesempatan yang ke-2 kali untuk misi tahun ini saya mendapat berkat dan mendapat pelajaran yang luar biasa dari perjalanan misi ke Jogja saya mendapat pelajaran penting bahwa saya dan kita semua harus betul-betul mengandalkan Tuhan contohnya: di misi ini saya banyak menemukan orang tua ditinggalkan anak-anaknya karena anak-anaknya pergi bekerja di luar kota sedangkan di masa tua itu perlu perhatian anak-anak apalagi orang tua sakit mereka perlu kehadiran anak tapi saya melihat orang tua di desa dengan yakin dan percaya bahwa Tuhanlah yang memberkati dan menjaganya dan dia setia ke gereja walau dengan hidup sederhana. Walaupun sudah umur lanjut dan saya semakin percaya hanya Tuhan yang memegang kehidupan kita. Keluarga tidak menjadi jaminan tetapi hanya Tuhan saja. Tuhan berkati.

Check Also

Misi

TEKAD & SEMANGAT

Oleh: Pdm. Drs. Dede Imawan Cai karacak ninggang batu laun-laun jadi dekok adalah peribahasa Sunda …