Renungan Harian (28 Juni 2016)

28AYO KITA KERJA!

2 Tesalonika 3:6-12

2 Tesalonika 3:10. “Sebab, juga waktu kami berada di antara kamu, kami memberi peringatan ini kepada kamu: jika seorang tidak mau bekerja, janganlah ia makan.”

Sekitar empat orang duduk di dekat perempatan jalan protokol di kota Bandung Jawa Barat. Sambil nongkrong, bersendau gurau, minum kopi, dan merokok, mereka menunggu angkutan umum yang lewat. Setiap ada angkutan umum yang lewat, mereka meminta uang jatah. Sepanjang yang saya amati, setiap mobil angkutan umum memberikan uang antara seribu hingga dua ribu rupiah. Dalam hati saya, hebat sekali mereka, tanpa harus bekerja bisa mengantongi uang puluhan hingga ratusan ribu setiap harinya.

Mengenai kerja, firman Tuhan memberikan perintah yang sangat jelas dan tegas. Dalam hal ini Rasul Paulus memberikan teladan. Ketika dalam tugas pelayanan di Tesalonika, Rasul Paulus melakukan pekerjaan yang menjadi bagiannya. Rasul Paulus tidak berpangku tangan, berharap mendapat pemberian dari orang lain, melainkan bekerja. Prinsip sederhana yang dimiliki adalah tidak mau merepotkan orang lain.

Menariknya, kata ‘bekerja’ dan ‘beribadah’ di dalam Alkitab berasal dari akar kata yang sama: ‘avoda’. Artinya bekerja adalah bentuk ibadah atau ibadah tidak hanya dipahami sebagai sebuah ritual mingguan semata. Selama ini sering ada pemisahan antara yang rohani dengan yang sekuler. Seharusnya keduanya tidak perlu dipisahkan. Rohani atau tidaknya sesuatu tidak ditentukan oleh jenis tindakan, tetapi dari hati yang melatarinya.

Bukan lagi waktunya kita diam, berpangku tangan, tidak melakukan pekerjaan apa-apa. Mari kita bekerja sesuai dengan bidang keahlian yang dimiliki. Bekerja dengan rajin, tekun, dan memiliki integritas yang baik sebagai seorang Kristen. Melakukan pekerjaan sepenuh hati, tidak asal-asalan, melakukan yang terbaik agar mampu melakukan hasil yang sangat baik. Dengan begitu, kita bisa menjadi berkat bagi orang-orang yang ada di sekitar kita. (NK).

Doa: “Melalui pekerjaan yang Engkau berikan saat ini, mampukan hamba agar bisa melakukan yang terbaik, tidak bermalas-malasan, rajin, tekun, dan memiliki integritas. Di dalam nama Tuhan Yesus. Amin.”

Check Also

Ilustrasi Renungan 31 Desember 2023 TUHAN ADA DI SETIAP MUSIM KEHIDUPAN

Renungan 31 Desember 2023

Ilustrasi Renungan 31 Desember 2023 TUHAN ADA DI SETIAP MUSIM KEHIDUPAN Renungan 31 Desember 2023 …