
Renungan 02 September 2023, Bacaan Alkitab Mazmur 96:1-2; 7-10
LAGU UNTUK SIAPA?
Mazmur 96:1-2; 7-10
Mazmur 96:1-2. Nyanyikanlah nyanyian baru bagi TUHAN, menyanyilah bagi TUHAN, hai segenap bumi! Menyanyilah bagi TUHAN, pujilah nama-Nya, kabarkanlah keselamatan yang dari pada-Nya dari hari ke hari.
Kepada siapa sebuah lagu tertuju? Ada orang yang bernyanyi untuk sang pacar yang terpisah jauh. Ada yang bernyanyi untuk ibunya yang telah tiada. Atau bernyanyi untuk suatu idealisme. Namun sebenarnya kebanyakan orang bernyanyi untuk dirinya sendiri. Sebuah lagu bukan hanya do-re-mi, melainkan ventilasi emosi.
Berbeda dengan lagu yang dinyanyikan di gereja. Kita menyanyikan pujian bukan untuk diri sendiri melainkan untuk Tuhan. Perhatikan pengulangan kata “bagi Tuhan” dalam ayat ini: “Nyanyikanlah nyanyian baru bagi TUHAN, menyanyilah bagi TUHAN hai segenap bumi! Menyanyilah bagi TUHAN…” (Maz. 96: 1-2).
Dalam menyanyi, perasaan apa yang kita ungkapkan? Segala perasaan: kagum, sesal, percaya, malu, pasrah, cemas, gembira, kuatir, syukur, dll. Nyanyian gereja mempunyai banyak dimensi: penyerahan diri, penyesalan dosa, pengakuan percaya, pengagungan, penyembahan, pujian, permohonan dan lainnya.
Kita bernyanyi karena kita ingin berkomunikasi dengan Tuhan. Ketika kita bernyanyi/menaikkan pujian kita menghadap Tuhan dan bertemu dengan Tuhan.
Mari jemaat yang dikasihi Tuhan, naikkanlah pujian hanya bagi Dia, Sang Raja segala raja, Tuhan Yesus Kristus yang sudah berkorban buat kita bahkan harganya sudah lunas dibayar.
Doa: “Tuhan Yesus, kami mau menaikkan pujian kami hanya bagi-Mu. Amin.”
Bacaan Setahun: Mazmur 90-93; 1 Korintus 1
Renungan 02 September 2023, Bacaan Alkitab Mazmur 96:1-2; 7-10
02, 02 September 2023, 2023, September, Renungan Harian
Untuk membaca artikel atau renungan yang lain silakan klik disini
GBI Pasir Koja 39 Bandung