
Renungan 30 Juni 2023, Bacaan Alkitab Efesus 4:17-32
PUTUSKAN RANTAI GOSIP
Efesus 4:17-32
Efesus 4:25. Karena itu buanglah dusta dan berkatalah benar seorang kepada yang lain, karena kita adalah sesama anggota.
Ada orang yang disukai oleh karena perkataan-perkataannya, bahkan ada yang dibayar hingga jutaan rupiah untuk berbicara selama satu atau dua jam saja. Ada juga orang yang dibenci karena ucapan-ucapannya. Berbicara bukan hanya sekadar keterampilan memainkan lidah untuk berkomunikasi dengan orang lain, tetapi juga menjadi sarana untuk menyampaikan ide, gagasan, pendapat, bertukar pikiran, juga mempengaruhi orang lain. Perkataan yang baik dapat membangun semangat, menciptakan atmosfer positif, menyembuhkan sakit hati, membentuk karakter, dan memotivasi hidup seseorang. Namun, dari lidah dan mulut yang sama, bisa juga timbul perkataan dan ucapan yang dapat meruntuhkan semangat, melukai perasaan, dan menebarkan hoaks atau berita bohong.
Rasul Paulus pun menasihati jemaat di Efesus sebagai manusia baru di dalam Kristus, kita harus membuang dusta dan memperkatakan hal yang benar (Efesus 4:25). Dalam kehidupan sosial baik di lingkungan keluarga, pekerjaan, atau pelayanan sekalipun, komunitas yang bahagia dan sejahtera bisa menjadi rusak jika ada seseorang yang menyebarkan gosip atau berita bohong. Amsal pun berkata: Usirlah si pencemooh, maka lenyaplah pertengkaran dan akan berhentilah perbantahan dan cemooh (Amsal 22:10).
Cara untuk meredam gosip dan berita bohong yaitu dengan kita tidak meneruskannya. Tidak semua yang kita terima atau dengar, baik untuk dibicarakan. Lebih baik gunakan perkataan kita untuk memperkuat dan mendorong semangat satu sama lain dalam komunitas kita.
Doa: “Tuhan Yesus biarlah dengan mulut dan lidahku, aku dapat memberkati dan membangun hidup banyak orang. Amin.”
Bacaan Setahun: 2 Tawarikh 6-8; Kisah Para Rasul 1:15-26
Renungan 30 Juni 2023, Bacaan Alkitab Efesus 4:17-32
30, 30 Juni 2023, 2023, Juni, Renungan Harian
Untuk membaca artikel atau renungan yang lain silakan klik disini
Dengan pentingnya peran seorang laki-laki dalam keluarga maupun dalam pelayanan, maka para pria harus berkomitmen untuk menjadi seorang laki-laki yang takut akan Tuhan. Apabila hidup Anda saat ini seenaknya, kacau dan keluarga Anda berantakan, saat inilah waktunya untuk bertobat, belum terlambat selama pintu anugerah masih terbuka. Mohon ampun atas dosa-dosa Anda kepada Tuhan, terimalah kasih karunia Allah dalam Yesus Kristus dan hiduplah takut akan Tuhan. Wahai para pria, ingat istri, anak-anak Anda serta keluarga Anda.
GBI Pasir Koja 39 Bandung