
Paskah bermakna kemenangan dan harapan bagi umat Kristiani, ketika Tuhan Yesus berhasil mengalahkan maut dan bangkit kembali, setelah melalui penderitaan-Nya di kayu salib.
Di dalam Perjanjian Lama, Paskah adalah perayaan orang-orang Israel saat memperingati Passover atau bulan purnama pertama setelah ekuinoks vernal.
Secara harfiah, Passover memiliki arti ‘melewati’ dan secara khusus dalam tradisi Yahudi merujuk pada perayaan pembebasan orang-orang Yahudi dari perbudakan Mesir.
Sejalan dengan arti dalam Perjanjian Lama, Paskah dalam Perjanjian Baru juga menunjukkan kuasa Allah atas kasih dan anugerah yang meluputkan umat milik-Nya dari maut. Dengan kata lain, Allah memberikan kepastian kebangkitan kekal di akhir zaman, melalui kebangkitan Kristus.
Kebangkitan Yesus telah mengubah jalan hidup manusia. Kebangkitan Yesus telah membawa perubahan status dan memberikan transformasi dalam hidup. Dalam keyakinan umat Kristiani, penyaliban dan kebangkitan Yesus dipercaya terjadi ketika Passover sekitar tahun 30.
Dalam kegiatan di bulan Paskah ini, GBI Pasirkoja menyelenggarakan momen tentang seri khotbah berkaitan dengan makna yang terkandung di dalam bulan Paskah, agar jemaat memahami betapa pentingnya kematian dan kebangkitan Yesus terhadap umat-Nya yakni:
Pertama, Harga Setetes Darah (Makna darah Kristus) (Kol.1:20-23).
Bahkan di dalam kitab Ibrani 9:22, menyatakan “Dan hampir segala sesuatu disucikan menurut hukum Taurat dengan darah, dan tanpa penumpahan darah tidak ada pengampunan.”
Kedua, Paskah Merupakan Penggenapan Firman Tuhan (Luk.24:1-9; 1Kor.15:1-4).
Di banyak ayat Alkitab Perjanjian Lama, kematian dan kebangkitan Yesus telah dinubuatkan dan penggenapan nubuat tersebut terlaksana di dalam kitab Perjanjian Baru, seperti Yesaya 53:3-4 yang menyebutkan, “Ia dihina dan dihindari orang, seorang yang penuh kesengsaraan dan yang biasa menderita kesakitan; ia sangat dihina, sehingga orang menutup mukanya terhadap Dia dan bagi kita pun Dia tidak masuk hitungan.”
Ketiga, Di Dalam Dia kita memiliki Penebusan (Kol.1:13-14).
Penebusan Yesus terhadap dosa-dosa manusia adalah harga yang sangat mahal, kitab Roma 3:24 menegaskan, “kasih karunia telah dibenarkan dengan cuma-cuma karena penebusan dalam Kristus Yesus.”
Keempat, Kebangkitan Yesus Kristus memberikan pengharapan (1Pet.1:3).
Melalui Paskah menyadarkan jemaat, betapa Kebangkitan Yesus Kristus memberi gambaran pasti, bahwa ada pengharapan orang percaya pun akan mengalami kebangkitan untuk memperoleh hidup yang kekal (1 Kor. 15:20-22).
Kelima, Kasih Yesus Luar Biasa dan Mujizat-Nya Masih Ada (Yoh.3:16; 1Kor.15:3-4; Mat.11:3-5).
Melalui pemaparan firman Tuhan sepanjang bulan April 2023 (Bulan Paskah), jemaat GBI Pasirkoja dan seluruh cabang yang ada di kota Bandung dapat memahami betapa Paskah penting bagi kematian dan kebangkitan Yesus Kristus memberi pengharapan Iman yang kuat.
Tuhan Yesus Kristus, memberkati seluruh jemaat. Amin!
GBI Pasir Koja 39 Bandung