Renungan Harian (01 Juni 2016)

32DUA TIPE ORANG KRISTEN

2 Timotius 4:10; Filipi 1:1-26

Filipi 1:21. “Karena bagiku hidup adalah Kristus dan mati adalah keuntungan.”

Ada dua tipe orang Kristen yang dapat kita temui di gereja:

  1. Orang Kristen yang menjadikan Tuhan sebagai sarana.

Orang seperti ini biasanya meminta Tuhan membuat situasi selalu baik dan sesuai dengan keinginannya sendiri. Ia memanfaatkan Tuhan sebagai alat untuk mensukseskan apa yang diinginkannya (menjadi kaya, sehat, dicintai, dll.).  Jadi hubungannya dengan Tuhan atau ibadahnya tidak didasari oleh ketulusan tetapi karena keuntungan.

Kita berdoa dan mengharapkan Tuhan memenuhi apa yang kita mau dan jika keinginan kita tidak terkabul, lalu kita akan marah dan merasa ikut Tuhan tidak ada gunanya. Atau saat beribadah di gereja, yang dikejarnya adalah kepuasan dirinya yang ia dapat lewat pujian, khotbah dan lawatan Allah, padahal mestinya fokusnya ialah apakah Allah dipuaskan lewat pujian penyembahan yang ia naikkan bagi Tuhan. Jika demikian, siapa sebenarnya yang jadi Tuhan? Diri sendiri! Dan ini adalah bentuk penyembahan berhala, karena berhala modern adalah mempertuhankan ‘sang aku’.

  1. Orang Kristen yang menjadikan Tuhan sebagai sasaran.

Orang yang menjadikan Tuhan sebagai sasaran akan mengatakan, “Tuhan bukanlah hanya sekedar pemberi keinginanku atau penyelesai masalahku, tetapi Tuhan adalah pusat, fokus dan tujuan hidupku.” Orang yang seperti ini akan tetap memiliki damai sejahtera dan sukacita meskipun mungkin ia sedang mengalami masa-masa yang sulit. Dan ini adalah ciri orang yang dipimpin dan dikuasai oleh Roh Kudus. Contohnya Paulus. Kalau tujuan hidup Paulus adalah kepentingan dirinya sendiri, maka ia tentu akan meratapi nasibnya saat ia dipenjara. Tetapi karena tujuan hidupnya adalah Kristus, maka ia tetap dapat memberitakan Injil bahkan di dalam penjara.

Mari jadilah orang Kristen yang menempatkan Kristus sebagai Penguasa Tunggal dalam hidup Anda, karena sesungguhnya Ia adalah Tuhan dan Raja yang layak disembah dan dimuliakan.

Doa: “Tuhan Yesus, biarlah kiranya hanya Engkaulah satu-satunya yang menjadi sasaran hidupku. Biarlah apa pun yang terjadi, kehendak-Mu lah yang akan senantiasa menjadi pilihanku. Amin.”

Check Also

Ilustrasi Renungan 31 Desember 2023 TUHAN ADA DI SETIAP MUSIM KEHIDUPAN

Renungan 31 Desember 2023

Ilustrasi Renungan 31 Desember 2023 TUHAN ADA DI SETIAP MUSIM KEHIDUPAN Renungan 31 Desember 2023 …