
Renungan 16 Februari 2023, Bacaan Alkitab Efesus 6:10-18.
DOA PEPERANGAN
Efesus 6:10-18
Efesus 6:12. Karena perjuangan kita bukanlah melawan darah dan daging, tetapi melawan pemerintah-pemerintah, melawan penguasa-penguasa, melawan penghulu-penghulu dunia yang gelap ini, melawan roh-roh jahat di udara.
Ada pengalaman yang harus kita alami, peperangan hari ini bukan dengan daging, tapi peperangan dengan roh. Kuasa bukan hanya ada dalam diri pendeta atau hamba Tuhan, tetapi ada di dalam diri orang percaya yang benar dalam doa (Markus 16:17-18).
Orang yang benar-benar percaya pasti akan selalu memiliki kerinduan untuk terus berkomunikasi dengan Allah lewat doa. Doa dapat menembus sesuatu yang tidak bisa kita tembus dan doa juga mampu mengubah sesuatu yang tidak bisa diubah. Tuhan mampu dan pasti akan bekerja pada waktu-Nya!
Doa berbicara tentang kualitas dan kuantitas, doa adalah cara mengekspresikan rasa sayang kita, dan membangun keintiman dengan Tuhan. Seorang pendoa lebih penting dari pada isi doanya dan isi doa itu lebih penting daripada bagaimana cara kita berdoa. Tugas kita adalah berdoa, jawaban doa adalah bagiannya Tuhan.
Yang kita lawan hari-hari ini yaitu tipu muslihat iblis, godaan berbuat dosa, roh jahat di udara, memasukkan hal buruk dalam pikiran dan hati kita, membiasakan kebiasaan buruk dan juga perkataan yang kotor. Akan sangat sulit ketika kita melawan dengan kekuatan kita sendiri, karenanya kita butuh berdoa (Efesus 4:17-18).
Kita memiliki pedang roh yaitu firman Tuhan yang menjadi kekuatan kita. Bukan karena kuat gagah kita, tetapi karena Allah sendiri yang menolong kita, jadi jangan takut! (1 Samuel 17:45-46).
Doa: “Tuhan Yesus, kami tidak akan takut karena kami memiliki kuasa Roh-Mu di dalam kami. Amin.”
Bacaan Setahun: Imamat 6-7; Matius 26:26-46.
Renungan 16 Februari 2023, Bacaan Alkitab Efesus 6:10-18.
16 , 16 Februari 2023, 2023, Februari, Renungan Harian
Untuk membaca artikel atau renungan yang lain silakan klik disini
Doa berbicara tentang kualitas dan kuantitas, doa adalah cara mengekspresikan rasa sayang kita, dan membangun keintiman dengan Tuhan. Seorang pendoa lebih penting dari pada isi doanya dan isi doa itu lebih penting daripada bagaimana cara kita berdoa. Tugas kita adalah berdoa, jawaban doa adalah bagiannya Tuhan.
Yang kita lawan hari-hari ini yaitu tipu muslihat iblis, godaan berbuat dosa, roh jahat di udara, memasukkan hal buruk dalam pikiran dan hati kita, membiasakan kebiasaan buruk dan juga perkataan yang kotor. Akan sangat sulit ketika kita melawan dengan kekuatan kita sendiri, karenanya kita butuh berdoa (Efesus 4:17-18).
GBI Pasir Koja 39 Bandung