Renungan Harian (22 Mei 2016)

22HOLINESS CHECK UP

1 Korintus 6:17-20

1 Korintus 6:19. “Atau tidak tahukah kamu, bahwa tubuhmu adalah bait Roh Kudus yang diam di dalam kamu, Roh Kudus yang kamu peroleh dari Allah, — dan bahwa kamu bukan milik kamu sendiri?”

Josh McDowell, dalam bukunya yang berjudul, “Right from Wrong” menuliskan bahwa dalam beberapa tahun yang lalu di Amerika Serikat diadakan survei mengenai kehidupan remaja-remaja, dan hasilnya sebagai berikut:

1000 gadis remaja yang belum menikah telah menjadi ibu. 1106 gadis remaja menjalani abortus. 4219 remaja terjangkit penyakit kelamin. 500 anak remaja menggunakan obat terlarang.

Hal ini terjadi setiap hari dan semakin lama jumlahnya terus bertambah. Ini merupakan petunjuk betapa parahnya kemerosotan moral manusia. Menjadi sangat memprihatinkan karena terjadi di negara yang mayoritas penduduknya beragama Kristen atau mengaku sebagai pengikut Kristus.

Akhir zaman ini, kekudusan hidup menjadi sesuatu yang begitu langka dan mungkin menjadi hal aneh. Manusia tidak lagi menjadikan Alkitab sebagai standar moral yang dipegang teguh, karena dianggap tidak gaul, tidak update bahkan lebay. Begitu banyaknya godaan yang datang melalui teknologi-informasi digital, yang ditengarai sebagai pemicu, bahkan sumber berbagai persolalan hidup. Perselingkuhan, perceraian, pembunuhan, sakit penyakit, dan sebagainya. Coba Anda hitung total waktu yang Anda gunakan setiap harinya untuk online sambil melotot di depan media sosial. Apakah ini sebanding dengan yang Anda gunakan untuk berinteraksi dengan Tuhan? Atau untuk melakukan kebaikan bagi orang lain?

Bagaimana kita bisa melewati hal ini dengan kemenangan? Pertama-tama kita harus senantiasa mencari hadirat Tuhan. Ketika bangun mulailah dengan bersyukur dan berdoa, abaikan keinginan untuk mencek inbox di email atau postingan-postingan di media sosial kita. Memohon pada Tuhan agar hati dan pikiran kita dipenuhi kuasa hadirat-Nya. Kita butuh jamahan Roh Kudus, agar kita dimampukan mengenal kehendak-Nya sepanjang hari ini. Ketika nanti akan mengakhiri hari untuk beristirahat, review lagi apa yang terjadi sepanjang hari tadi. Syukuri setiap kebaikan yang Anda terima dan berikan. (NK).

Doa: “Sungguh kami tidak mampu hidup dalam kekudusan tanpa anugerah-Mu. Mampukan kami mempersembahkan tubuh dan seluruh hidup kami sebagai ibadah kami kepada-Mu, ya Allah. Amin.”

 

Check Also

Ilustrasi Renungan 31 Desember 2023 TUHAN ADA DI SETIAP MUSIM KEHIDUPAN

Renungan 31 Desember 2023

Ilustrasi Renungan 31 Desember 2023 TUHAN ADA DI SETIAP MUSIM KEHIDUPAN Renungan 31 Desember 2023 …