
Renungan 22 Desember 2022, Bacaan Alkitab Matius 1:20-25.
AKAN BERLALU
Matius 1:20-25
Matius 1:23. “Sesungguhnya, anak dara itu akan mengandung dan melahirkan seorang anak laki-laki, dan mereka akan menamakan Dia Imanuel” –yang berarti: Allah menyertai kita.
Seorang bijak memesan sebentuk cincin kepada seorang tukang emas yang sudah tua. Ia memesan agar tukang emas menuliskan pesan yang merupakan kesimpulan dari pengalaman hidup tukang emas itu agar bisa menjadi pelajaran baginya. Berbulan-bulan tukang emas itu berpikir dengan keras, akhirnya ia menuliskan sepenggal kalimat pada cincin itu.
Saat cincin itu diserahkan, orang bijak itu membaca kalimat pendek itu dengan tersenyum. Kalimat itu adalah: Yang ini pun akan berlalu. Satu hari orang bijak itu alami persoalan pelik dalam hidupnya dan tidak sengaja ia membaca tulisan pada cincinnya: Yang ini pun akan berlalu. Ia pun jadi lebih tenang, karena yakin persoalan peliknya itu akan berlalu. Lain waktu ia mengalami keberhasilan yang luar biasa, ia tidak sengaja membaca tulisan pada cincin yang dikenakannya itu: Yang ini pun akan berlalu. Ia pun disadarkan untuk tidak bersikap jumawa.
Segala sesuatu akan berlalu, tidak ada yang abadi dalam hidup ini, kecuali Tuhan. Tuhan Yesus adalah Sang Imanuel, Allah menyertai kita. Setelah Tuhan Yesus melaksanakan pelayanan-Nya dan menjelang kembali ke sorga, Tuhan Yesus menyatakan bahwa Ia akan senantiasa menyertai murid-murid-Nya sampai kepada akhir zaman. Kitab Ibrani juga meneguhkan hal keabadian Tuhan Yesus dan janji-Nya yang bisa dipegang oleh kita. Tuhan Yesus Kristus tetap sama, baik kemarin maupun hari ini dan sampai selama-lamanya.
Bagi orang percaya, bukankah Tuhan Yang Abadi itu tetap Imanuel? Saat alami kesulitan sekarang ini, Percayalah: Yang ini pun akan berlalu. Hanya Tuhan Yesus yang abadi berjanji menyertai orang percaya. Berpeganglah pada Tuhan Yesus Kristus, sang Imanuel.
Doa: “Bapa di dalam nama Yesus. Apa pun yang terjadi dalam hidup, aku percaya semua akan berlalu, kecuali Engkau Allah yang menyertaiku selamanya. Amin.”
Bacaan Setahun: Mikha 4-7; Wahyu 10-11.
Renungan 22 Desember 2022, Bacaan Alkitab Matius 1:20-25.
22 , 22 Desember 2022, 2022, Desember, Renungan Harian
Untuk membaca artikel atau renungan yang lain silakan klik disini
Paulus mengatakan, bahwa ibadah yang sejati tak dapat dipisahkan dari konsep mempersembahkan diri sepenuhnya kepada Tuhan. Banyak orang memahami ibadah dalam arti menghadiri kebaktian gereja, berdoa, menyanyikan pujian, dan memberikan uang persembahan, tidak salah. Lebih jauh ibadah yang sejati adalah mempersembahkan seluruh kehidupan kita. Orang-orang Kristen daripada mempersembahkan sesuatu di luar diri mereka, sebaliknya, harus mempersembahkan tubuh mereka sendiri kepada Allah sebagai korban yang hidup, kudus, dan pantas. Yang dimaksudkan adalah suatu pelayanan rohani yang melibatkan seluruh kemampuan nalar mereka.
GBI Pasir Koja 39 Bandung