
Renungan 12 Desember 2022, Bacaan Alkitab Yohanes 1:1-18.
MEMAKNAI NATAL DENGAN MEMBERI
Yohanes 1:1-18
Yohanes 1:14. Firman itu telah menjadi manusia, dan diam di antara kita, dan kita telah melihat kemuliaan-Nya, yaitu kemuliaan yang diberikan kepada-Nya sebagai Anak Tunggal Bapa, penuh kasih karunia dan kebenaran.
Tidaklah benar tudingan, bahwa orang Kristen menuhankan manusia. Alkitab mencatat, bahwa pada mulanya adalah Firman dan Firman itu adalah Allah. Yesus adalah Allah yang datang sebagai manusia. Mengapa demikian? Manusia berdosa tidak dapat menyelamatkan dirinya sendiri. Tidak ada kebajikan atau amalan yang dapat menghapus dosa manusia. Sementara itu, semua manusia berdosa harus menanggung murka Allah. Karena itu Allah sendiri datang sebagai manusia, di dalam Kristus Yesus dan Dia layak mewakili manusia di hadapan Allah.
Apa artinya bagi kita? Kalau Allah sendiri mencintai manusia, sampai-sampai Dia sendiri mau menjadi manusia, maka seharusnya kita sebagai manusia bisa mencintai sesama manusia. Alkitab mengajarkan orang yang percaya Yesus untuk mencintai Allah dalam diri sesama.
Perayaan yang menghabiskan jutaan bahkan miliaran rupiah bukanlah semangat Natal sejati. Merayakan Natal harusnya belajar mencintai sesama. Peristiwa Natal tidak boleh dilewatkan tanpa cinta kita kepada sesama. Cinta dalam keluarga, dalam lingkungan, bahkan sampai menjangkau keluar lingkungan. Bagaimana caranya? Cinta selalu berarti memberi. Memberi apa yang kita miliki, supaya yang diberi merasa dicintai. Setiap kita dapat memilih cara yang paling baik untuk memberi.
Berikanlah cerita tentang bagaimana Yesus mengasihi orang berdosa kepada mereka yang belum bertobat, berikanlah makanan kepada mereka yang kelaparan, berikanlah waktu kepada mereka yang butuh sahabat, berikanlah telinga kepada mereka yang ingin curhat karena sesak hidupnya, berikanlah sebagian uang kepada mereka yang benar-benar membutuhkan, dan sebagainya.
Tuhan sudah memberikan kasih dan pengorbanan-Nya untuk Anda. Apa yang Anda akan berikan kepada Tuhan melalui sesama?
Doa: “Terima kasih Yesus untuk kasih dan pengorbanan-Mu, Amin.”
Bacaan Setahun: Daniel 11-12; 2 Yohanes 1.
Renungan 12 Desember 2022, Bacaan Alkitab Yohanes 1:1-18.
12 , 12 Desember 2022, 2022, Desember, Renungan Harian
Untuk membaca artikel atau renungan yang lain silakan klik disini
Paulus mengatakan, bahwa ibadah yang sejati tak dapat dipisahkan dari konsep mempersembahkan diri sepenuhnya kepada Tuhan. Banyak orang memahami ibadah dalam arti menghadiri kebaktian gereja, berdoa, menyanyikan pujian, dan memberikan uang persembahan, tidak salah. Lebih jauh ibadah yang sejati adalah mempersembahkan seluruh kehidupan kita. Orang-orang Kristen daripada mempersembahkan sesuatu di luar diri mereka, sebaliknya, harus mempersembahkan tubuh mereka sendiri kepada Allah sebagai korban yang hidup, kudus, dan pantas. Yang dimaksudkan adalah suatu pelayanan rohani yang melibatkan seluruh kemampuan nalar mereka.
GBI Pasir Koja 39 Bandung