Renungan 02 Desember 2022

Renungan 02 Desember 2022 - ANUGERAH ALLAH - Dalam KBBI, kata anugerah berarti: pemberian atau ganjaran dari pihak atas (orang besar dan - GBI Pasir Koja 39 Bandung

Renungan 02 Desember 2022, Bacaan Alkitab Roma 5:12-17.

ANUGERAH ALLAH

Roma 5:12-17

Roma 5:16. Dan kasih karunia tidak berimbangan dengan dosa satu orang. Sebab penghakiman atas satu pelanggaran itu telah mengakibatkan penghukuman, tetapi penganugerahan karunia atas banyak pelanggaran itu mengakibatkan pembenaran.

Dalam KBBI, kata anugerah berarti: pemberian atau ganjaran dari pihak atas (orang besar dan sebagainya) kepada pihak bawah (orang rendah dan sebagainya); karunia (dari Tuhan).

Anugerah selalu berlaku di antara dua orang. Anugerah adalah satu orang memberi dirinya kepada orang lain. Anugerah adalah tanggung jawab kepada orang lain. Anugerah merupakan jenis hubungan yang istimewa. Dalam dunia ketika manusia saling tidak memedulikan, saling mengeksploitasi, saling membunuh, saling mempergunjingkan, berusaha saling memiliki, dan saling mengendalikan, anugerah adalah penerimaan di satu pihak serta menghadapi orang lain dalam kebebasan dan tanggung jawab.

Itulah sebabnya Allah memberikan Anak-nya, Yesus Kristus, yang lahir sebagai bayi, kemudian mati di atas kayu salib, untuk menyelamatkan manusia berdosa yang seharusnya tidak layak masuk ke dalam Kerajaan Sorga, tetapi karena anugerah-Nya itulah, manusia dapat diselamatkan, mengalami kelahiran baru dan bisa masuk dalam kerajaan-Nya.

Manusia berdosa tidak layak masuk sorga, tetapi anugerah Allah melalui Yesus Kristus, menyelamatkan kita semua. Bersyukurlah senantiasa untuk anugerah terbesar ini.

Doa: “Apa pun keadaannya, kami selalu dapat bersyukur karena kami telah menerima anugerah terbesar dan terbaik, yaitu keselamatan dalam-Mu, Tuhan Yesus. Amin.”

Bacaan Setahun: Yehezkiel 38-39; 1 Petrus 3.

 

Renungan 02 Desember 2022, Bacaan Alkitab Roma 5:12-17.

02 , 02 Desember 2022, 2022, Desember, Renungan Harian

Untuk membaca artikel atau renungan yang lain silakan klik disini 

Itulah sebabnya Allah memberikan Anak-nya, Yesus Kristus, yang lahir sebagai bayi, kemudian mati di atas kayu salib, untuk menyelamatkan manusia berdosa yang seharusnya tidak layak masuk ke dalam Kerajaan Sorga, tetapi karena anugerah-Nya itulah, manusia dapat diselamatkan, mengalami kelahiran baru dan bisa masuk dalam kerajaan-Nya.

Itulah sebabnya Allah memberikan Anak-nya, Yesus Kristus, yang lahir sebagai bayi, kemudian mati di atas kayu salib, untuk menyelamatkan manusia berdosa yang seharusnya tidak layak masuk ke dalam Kerajaan Sorga, tetapi karena anugerah-Nya itulah, manusia dapat diselamatkan, mengalami kelahiran baru dan bisa masuk dalam kerajaan-Nya.

 

 

Check Also

Ilustrasi Renungan 31 Desember 2023 TUHAN ADA DI SETIAP MUSIM KEHIDUPAN

Renungan 31 Desember 2023

Ilustrasi Renungan 31 Desember 2023 TUHAN ADA DI SETIAP MUSIM KEHIDUPAN Renungan 31 Desember 2023 …