
Renungan Harian 20 Oktober 2022 , Bacaan Injil 2 Tawarikh 1
MINTA YANG BERNILAI
2 Tawarikh 1:10. Berilah sekarang kepadaku hikmat dan pengertian, supaya aku dapat keluar dan masuk sebagai pemimpin bangsa ini, sebab siapakah yang dapat menghakimi umat-Mu yang besar ini?”
Salomo adalah Raja Israel yang disertai oleh Tuhan. Ia begitu istimewa bagi Tuhan hingga kekuasaannya dijadikan luar biasa besar. Mengapa itu terjadi? Salomo telah meminta sesuatu yang sangat bernilai bagi dirinya dan juga di hadapan Tuhan. Ia meminta hikmat dan pengertian, sebab itu merupakan satu paket penting yang akan menjadikannya mampu memimpin bangsa Israel dan menyelesaikan setiap masalah rakyatnya. Allah pun memujinya karena Salomo mempunyai sikap yang baik. Salomo tidak meminta harta, kekayaan, atau kehormatan, atau kematian musuhnya, atau umur panjang, tetapi Salomo meminta hikmat dan pengetahuan, supaya dapat mengambil keputusan yang bijak untuk umat Allah.
Allah tidak hanya memberikan hikmat dan pengetahuan kepadanya, tetapi juga harta, kekayaan, dan kehormatan.
Kita semua tentu memiliki banyak keinginan, tetapi kita harus benar-benar tahu apa kebutuhan utama kita. Jangan sampai kita salah meminta! Hikmat Tuhan menjadi sangat penting bagi kita untuk menjalani kehidupan di dunia. Banyak orang bertindak ceroboh, sebagai contoh: korupsi, melanggar aturan kerja atau tidak mengindahkan ketentuan dari pemerintah, karena tidak memiliki hikmat Tuhan. Alhasil, mereka terjerat dalam pelbagai masalah, bahkan ada yang hidupnya benar-benar hancur.
Miliki hikmat Tuhan karena itulah yang membuat kita punya pengetahuan yang luas, pengertian yang dalam akan suatu hal dan berakal budi. Kita dapat berpikir sehat dan bertindak dengan pertimbangan yang matang karena berhikmat.
Hikmat akan melindungi kita, sehingga terluput dari berbagai kesalahan, sebab kita tahu apa yang harus kita jauhi. Beroleh hikmat Tuhan sama saja dengan memberi hidup dipimpin oleh Tuhan.
Doa: “Bapa di dalam nama Yesus, aku mau hidup dipimpin oleh Roh Kudus, yang memberikan aku hikmat menghadapi kehidupan ini. Amin.”
Bacaan Setahun: Yesaya 40-41; Filipi 4.
Untuk membaca artikel atau renungan yang lain silakan klik disini
GBI Pasir Koja 39 Bandung