
PENGINJILAN DENGAN KUASA
Markus 16:17-20
Markus 16:20. Merekapun pergilah memberitakan Injil ke segala penjuru, dan Tuhan turut bekerja dan meneguhkan firman itu dengan tanda-tanda yang menyertainya.
Dari Kisah Para Rasul kita ketahui, bahwa firman Tuhan Yesus ini digenapi dalam banyak mukjizat luar biasa yang dilakukan oleh para rasul, antara lain: mengusir setan; berbicara dalam bahasa-bahasa yang baru; mereka akan menginjak ular; sekalipun minum racun maut, mereka tidak akan mendapat celaka; mereka akan meletakkan tangannya atas orang sakit, dan orang itu akan sembuh.
Setelah kita membaca bahwa tanda-tanda tersebut akan menyertai pengabaran Injil, timbullah pertanyaan: “Apakah mukjizat-mukjizat itu masih dapat terjadi pada masa sekarang?”
Ada beberapa penafsir yang berpendapat, bahwa mukjizat-mukjizat itu hanya diperlukan pada masa permulaan berdirinya sidang jemaat Tuhan, dan pada masa itu tidak atau jarang terjadi mukjizat. Tetapi yang kita percayai adalah bahwa berkurangnya mukjizat pada masa sekarang adalah karena kekurangpercayaan dari orang-orang Kristen sendiri, yang olehnya kekuasaan Tuhan pun terbatasi. Ajaran Tuhan Yesus adalah tentang kuasa iman, artinya tidak dibatasi oleh waktu, tetapi bergantung kepada iman kita.
Jika Tuhan Yesus sudah memberikan kuasa itu, maukah sekarang kita bertindak dan melaksanakan Pemberitaan Injil dengan kuasa yang Dia telah berikan kepada kita? Apakah ada alasan lain sehingga kita enggan memberitakan Injil?
Doa: “Kuasa-Mu ada di dalam kami, karenanya kami mau memberitakan Injil dengan berani dan penuh kuasa. Bukan kuat gagah kami, tapi Roh-Mu, ya Kristus. Amin.”
Bacaan Setahun: Yesaya 15-19; Efesus 4:17-32.
Untuk membaca artikel atau renungan yang lain silakan klik disini
GBI Pasir Koja 39 Bandung