
Renungan Harian 08 September 2022
TEGURAN-PEMBENTUKAN Renungan Harian 08 September 2022
Matius 10:6-12
Amsal 6:23. Karena perintah itu pelita, dan ajaran itu cahaya, dan teguran yang mendidik itu jalan kehidupan,.. Renungan Harian 08 September 2022
Yesus memiliki pola untuk membentuk murid. Dia memberi murid-murid-Nya sendiri hal-hal konkret untuk dilakukan daripada hal-hal untuk disimpan di otak mereka. Dan mereka mematuhi-Nya.
Yesus tidak mengatakan kepada 12 murid-Nya, “Bagaimana kamu ingin pergi?” Mungkin mereka bisa melakukan mission trip yang menyenangkan di sekitar area mereka. Tetapi, Yesus memerintahkan dan mereka melakukannya.
Untuk membentuk kehidupan, kita harus berhenti menjadi pembicara dan mulai menjadi ‘bapa’. Pembicara hanya memiliki pendengar. Bapa memiliki anak. Belajar tidak datang dengan mendengar tetapi dengan ketaatan.
Pendengar akan mengucapkan, “Terima kasih banyak, Pendeta.” Itu khotbah yang bagus. Apakah benar demikian?
Ketika 70 murid kembali kepada Yesus setelah mematuhi perintah-Nya, mereka menceritakan tentang setan-setan yang tunduk kepada mereka. Yesus tidak mengatakan, “Oh, terima kasih untuk melakukan apa yang Saya katakan. Sebaliknya Dia memiliki perintah lain. “Jangan bersukacita karena roh-roh itu takluk kepadamu, tetapi bersukacitalah karena namamu ada terdaftar di sorga (Lukas 10:20).”
Ketika Petrus keberatan dengan gagasan penyaliban, Yesus berkata, “Enyahlah Iblis! Engkau suatu batu sandungan bagi-Ku (Mat. 16:23).” Dapatkah kita membayangkan jika seorang pendeta zaman sekarang mengatakan hal itu kepada salah satu jemaatnya?
Suka tidak suka, teguran merupakan bagian dari proses pembentukan dalam pemuridan ini.
Doa: “Tuhan Yesus, kami mau menerima teguran dengan hati yang terbuka sebagai bagian dari proses pembentukan dari-Mu. Amin.”
Bacaan Setahun: Mazmur 107-108; 1 Korintus 7.
Untuk membaca artikel atau renungan yang lain silakan klik disini
Ketika 70 murid kembali kepada Yesus setelah mematuhi perintah-Nya, mereka menceritakan tentang setan-setan yang tunduk kepada mereka. Yesus tidak mengatakan, “Oh, terima kasih untuk melakukan apa yang Saya katakan. Sebaliknya Dia memiliki perintah lain. “Jangan bersukacita karena roh-roh itu takluk kepadamu, tetapi bersukacitalah karena namamu ada terdaftar di sorga (Lukas 10:20).”
GBI Pasir Koja 39 Bandung