Renungan Harian 21 Agustus 2022

Renungan Harian 21 Agustus 2022 - BAYARLAH PAJAK - Pajak adalah pungutan wajib yang dibayar rakyat untuk negara. Pajak akan digunakan untuk

Renungan Harian 21 Agustus 2022

BAYARLAH PAJAK Renungan Harian 21 Agustus 2022

 

 

Matius 17:24-27

Roma 13:6-7a. Itulah juga sebabnya maka kamu membayar pajak. Karena mereka yang mengurus hal itu adalah pelayan-pelayan Allah. Bayarlah kepada semua orang apa yang harus kamu bayar: pajak kepada orang yang berhak menerima pajak, cukai kepada orang yang berhak menerima cukai; Renungan Harian 21 Agustus 2022

Pajak adalah pungutan wajib yang dibayar rakyat untuk negara. Pajak akan digunakan untuk kepentingan pemerintah dan masyarakat umum.

Bagaimana sikap kita sebagai orang Kristen?

Sudah pasti Alkitablah yang menjadi tolok ukur kita dalam segala hal. Begitu juga dalam hal membayar pajak.

Dalam perikop di atas, Yesus berkata bahwa mereka harus membayar pajak, bukan karena diwajibkan oleh hukum, melainkan karena ada kewajiban yang lebih tinggi. Ia berkata, bahwa mereka harus membayar pajak “supaya jangan menjadi batu sandungan bagi mereka.” Artinya, kita harus membayar pajak supaya jangan memberi contoh buruk bagi orang lain.

Kisah ini mengajar, bahwa iman Kristen dan kewarganegaraan yang baik berjalan bergandengan tangan. Orang Kristen yang membebaskan dirinya dari kewajibannya sebagai warga negara yang baik tidak hanya gagal menjadi warga negara, tetapi ia juga gagal dalam menjalankan iman Kristennya.

Paulus menulis: “Itulah juga sebabnya maka kamu membayar pajak. Karena mereka yang mengurus hal itu adalah pelayan-pelayan Allah. Bayarlah kepada semua orang apa yang harus kamu bayar: pajak kepada orang yang berhak menerima pajak, cukai kepada orang yang berhak menerima cukai” (Rom. 13:6-7a).

Doa: “Tuhan Yesus, kami mau taat membayar pajak karena itu yang Engkau kehendaki untuk kami lakukan. Amin.”

Bacaan Setahun: Mazmur 48-50; Roma 6

Untuk membaca artikel atau renungan yang lain silakan klik disini 

Dalam perikop di atas, Yesus berkata bahwa mereka harus membayar pajak, bukan karena diwajibkan oleh hukum, melainkan karena ada kewajiban yang lebih tinggi. Ia berkata, bahwa mereka harus membayar pajak “supaya jangan menjadi batu sandungan bagi mereka.” Artinya, kita harus membayar pajak supaya jangan memberi contoh buruk bagi orang lain.

Kisah ini mengajar, bahwa iman Kristen dan kewarganegaraan yang baik berjalan bergandengan tangan. Orang Kristen yang membebaskan dirinya dari kewajibannya sebagai warga negara yang baik tidak hanya gagal menjadi warga negara, tetapi ia juga gagal dalam menjalankan iman Kristennya.

Check Also

Ilustrasi Renungan 31 Desember 2023 TUHAN ADA DI SETIAP MUSIM KEHIDUPAN

Renungan 31 Desember 2023

Ilustrasi Renungan 31 Desember 2023 TUHAN ADA DI SETIAP MUSIM KEHIDUPAN Renungan 31 Desember 2023 …