
Renungan Harian 07 Agustus 2022
TERLIBAT Renungan Harian 07 Agustus 2022
Ester 5
Ester 5:8. Jikalau hamba mendapat kasih raja, dan jikalau baik pada pemandangan raja mengabulkan permintaan serta memenuhi keinginan hamba, datang pulalah kiranya raja dengan Haman ke perjamuan yang akan hamba adakan bagi raja dan Haman; maka besok akan hamba lakukan yang dikehendaki raja.” Renungan Harian 07 Agustus 2022
Kehidupan penduduk Yehuda setelah masa pembuangan di Babel sangat menyedihkan. Bangsa Israel seperti tidak mempunyai muka lagi karena Bait Allah yang menjadi simbol kehadiran Allah dalam kehidupan umat telah dibakar, dan tembok Yerusalem telah tinggal puing-puing saja. Nabi Nehemia sangat bersedih ketika mengetahui keadaan tersebut dan ia berdoa kepada Allah bagi bangsa Israel. Walaupun Nehemia sendiri bukan berasal dari Israel tapi ia telah berkorban dengan bersedia membangun kembali tembok Yerusalem. Ia adalah sosok pemimpin saleh, bijaksana, jujur, rendah hati, bebas dari keserakahan, mampu mengorbankan diri, tidak bercela, selalu mengandalkan dan berserah kepada Allah.
Demikian juga Ester. Di dalam keadaannya yang aman dan baik, Ester tidak tinggal diam ketika mendengar, bahwa umat Israel sedang terancam oleh kejahatan Haman. Ia berani mengambil resiko yang terburuk dan siap mengorbankan kenyamanannya sebagai ratu dengan bertindak menghadap raja dan menyampaikan permohonannya demi umat Israel, bangsanya yang sedang terancam dipunahkan.
Saat ini negara Indonesia dalam keadaan aman dari perang secara nyata melawan bangsa atau negara lain. Namun, ada peperangan yang tidak secara fisik yaitu perang melawan kemiskinan, ketidakadilan, korupsi, tidak taat pajak, dll. Sebagai anak Tuhan, jadilah terang yang menyatakan kesalahan dan ketidakbenaran. Di tempat bekerja jadilah pegawai atau pimpinan yang adil, bijaksana dan taat pajak. Di masyarakat, taatlah atas peraturan pemerintah dan menjadi berkat bagi lingkungan sekitar. Jangan membuang sampah di sembarangan tempat, sebaliknya terlibat membersihkan sampah yang ada di sekitar kita. Dengan demikian Anda adalah pahlawan bagi bangsa ini.
Doa: “Ya Allah, kami mau menjadi terang dan memberkati bangsa ini dengan perbuatan nyata kami. Amin.
Bacaan Setahun: Ayub 35-38; Kisah Para Rasul 24.
Untuk membaca artikel atau renungan yang lain silakan klik disini
Artinya di mana pun kita ditempatkan, kita harus berperan aktif agar kota/bangsa kita menjadi sejahtera.
Berdoa bagi bangsa dan negara (ayat 7b).
Ada
GBI Pasir Koja 39 Bandung