Renungan Harian 27 Juli 2022

Renungan Harian 27 Juli 2022 - MENABURLAH – Saat kita menanam benih apa pun, kita memiliki pengharapan, bahwa kita pasti mengharapkan buah

Renungan Harian 27 Juli 2022

MENABURLAH Renungan Harian 27 Juli 2022

 

 

1 Raja-raja 9:1-9 

1 Raja-raja 9:1-2. Ketika Salomo selesai mendirikan rumah TUHAN dan istana raja dan membuat segala yang diinginkannya, maka TUHAN menampakkan diri kepada Salomo untuk kedua kalinya seperti Ia sudah menampakkan diri kepadanya di Gibeon. Renungan Harian 27 Juli 2022

Saat kita menanam benih apa pun, kita memiliki pengharapan, bahwa kita pasti mengharapkan buah terbaik. Namun, kadangkala hasilnya mengecewakan. Mengapa bisa demikian? Mari kita belajar dari kisah raja Salomo. Ketika selesai membangun rumah Tuhan dan istana raja serta apa saja yang diinginkannya, Tuhan langsung menampakkan diri kepadanya. Sungguh luar biasa bukan? Setelah raja Salomo selesai menabur dalam pembangunan rumah Tuhan, Tuhan menyatakan diri-Nya kepada Salomo.

Tuhan mengatakan kepada Salomo semua doanya telah didengar tanpa terkecuali, bahkan lebih lanjut Tuhan menjanjikan, bahwa mata dan hati-Nya akan ada di tempat itu sepanjang masa. Dapat kita lihat, bahwa ketika kita sudah menabur dengan hati tulus iklas maka mata dan hati Tuhan tetap ada bersama kita sepanjang masa, bahkan disertai dengan berkat-berkat lainnya.  Tentunya kita tetap memegang janji-Nya dan melakukannya dengan setia. Ini merupakan kunci bila kita mengharapkan buah terbaik dalam setiap taburan benih.

Oleh sebab itu, janganlah berhenti untuk menabur. Percaya kepada janji dan penyertaan-Nya dalam hidup kita. Bukankah Tuhan tidak pernah ingkar janji? Bukankah penyertaan-Nya dalam hidup merupakan jaminan terbaik bagi kita? Ketika Tuhan menyertai, maka tidak ada hal lain yang tidak dapat Dia lakukan untuk kita. Tuhan mengerti kebutuhan kita.

Beginilah hal Kerajaan Allah itu: seumpama orang yang menaburkan benih di tanah, lalu pada malam hari ia tidur dan pada siang hari ia bangun, dan benih itu mengeluarkan tunas dan tunas itu makin tinggi, bagaimana terjadinya tidak diketahui orang itu.

Doa: “Bapa di dalam nama Yesus, aku mau terus menabur di ladang-Mu dengan terus berpegang pada janji-Mu. Amin.”

Bacaan Setahun: Ayub 6-8; Kisah Para Rasul 17.

Untuk membaca artikel atau renungan yang lain silakan klik disini  

 

Check Also

Ilustrasi Renungan 31 Desember 2023 TUHAN ADA DI SETIAP MUSIM KEHIDUPAN

Renungan 31 Desember 2023

Ilustrasi Renungan 31 Desember 2023 TUHAN ADA DI SETIAP MUSIM KEHIDUPAN Renungan 31 Desember 2023 …