Renungan Harian (28 April 2016)

28MENGAPA YA ALLAH?

Habakuk 1:-17 & 2:1-4

Habakuk 2:3. “Sebab penglihatan itu masih menanti saatnya, tetapi ia bersegera menuju kesudahannya dengan tidak menipu; apabila berlambat-lambat, nantikanlah itu, sebab itu sungguh-sungguh akan datang dan tidak akan bertangguh.”

Habakuk adalah seorang nabi di dalam Alkitab. Dalam kitab yang ditulis-Nya, ia mempertanyakan mengapa Allah seolah-seolah membiarkan kejahatan dan kelaliman yang luar biasa terjadi di Yehuda dan tidak berbuat sesuatu pun untuk menghentikannya. Allah menjawabnya dengan menyatakan, bahwa Ia sedang mengutus orang Babel untuk menghukum Yehuda. Jawaban Allah semakin membingungkannya. “Mengapa Allah menghukum umat-Nya dengan bangsa yang lebih jahat daripada mereka?” Sepertinya nabi Habakuk pun memiliki banyak kebingungan dan pertanyaan tentang apa yang sedang Allah kerjakan dan rancangkan atasnya. Sebuah hal yang sama yang juga kita miliki dan alami, bukan?

Namun, pada akhirnya nabi Habakuk belajar untuk mengandalkan Allah dan hidup dengan iman dalam jalan Allah, tanpa menghiraukan apa pun keadaannya. Habakuk percaya, bahwa Allah sanggup dan akan membebaskan umat-Nya. Allah selalu memiliki alasan untuk segala sesuatu yang Ia ijinkan terjadi dan Ia bekerja dengan cara yang misterius dan pada waktu-Nya yang selalu tepat.

Sejak dahulu pertanyaan-pertanyan seperti: “Mengapa Allah lama sekali untuk menghukum kejahatan?” “Mengapa Ia tidak segera menjawab doa kita?” Memang mungkin tidaklah mudah untuk menanti dengan sabar waktu penggenapan janji-Nya. Atau tetap percaya akan keadilan-Nya, ketika kita lihat di sekeliling kita penuh dengan ketidakadilan dan penindasan. Akan tetapi, Allah kita tetaplah Allah yang berkuasa dan berdaulat. Percayalah dan nantikan Ia, dan pada waktu-Nya kita melihat, bahwa Ia akan menyatakan kemuliaan-Nya.

Ingatlah senantiasa, bahwa Allah memiliki rancangan yang jauh lebih sempurna daripada rancangan kita, bahkan melakukan jauh lebih banyak dari pada yang kita doakan atau pikirkan. Haleluya!

Doa: “Terima kasih, ya Allah, karena Engkau adalah Tuhan yang berkuasa melakukan jauh lebih banyak dari pada yang dapat kami doakan dan pikirkan. Hati kami percaya kepada-Mu. Amin.”

Check Also

Ilustrasi Renungan 31 Desember 2023 TUHAN ADA DI SETIAP MUSIM KEHIDUPAN

Renungan 31 Desember 2023

Ilustrasi Renungan 31 Desember 2023 TUHAN ADA DI SETIAP MUSIM KEHIDUPAN Renungan 31 Desember 2023 …