
Renungan Harian 21 Juni 2022
KEBUTUHAN UTAMA: IMAN ANAK Renungan Harian 21 Juni 2022
Ulangan 6:1-9
Ulangan 6:2. “Supaya seumur hidupmu engkau dan anak cucumu takut akan TUHAN, Allahmu, dan berpegang pada segala ketetapan dan perintah-Nya yang kusampaikan kepadamu, dan supaya lanjut umurmu.” Renungan Harian 21 Juni 2022
Sebelum anak menginjak usia remaja, mereka harus dididik dalam hidup beriman kepada Yesus. Seorang anak yang belum percaya kepada Tuhan Yesus tidak mungkin untuk belajar hidup beriman, karena beriman berarti “bersama dengan Yesus, dan tempat berdiamnya Roh Yesus (Rom. 8:9-11; 1 Yoh. 4:13-17).
Menurut Dr. Stanley Heath, prinsip dasar penginjilan anak ialah menginjili mereka sedini mungkin. Sering, anak berusaia 3 atau 4 tahun sudah siap untuk percaya kepada Yesus sebagai Juruselamat pribadinya. Tentu saja, ada anak-anak lain yang baru sadar kerohaniannya pada usia 6 atau 7 tahun, sebab setiap anak berkembang menurut polanya sendiri. Semakin muda anak saat diselamatkan, semakin banyak waktu tersisa untuk pembentukkan imannya.
Prinsip kedua ialah jika anak sudah percaya kepada Yesus, binalah anak itu untuk bertumbuh terus di dalam imannya. Setiap anak harus dibantu untuk melihat, bahwa Yesus mengetahui dan peduli atas setiap masalah yang mereka hadapi. Pendidikan iman anak akan diperkuat jika kita sendiri membaca dan membahas Alkitab setiap hari bersama seluruh keluarga.
Mari jemaat Tuhan, didiklah anak-anak kita sedini mungkin, tanamkan nilai-nilai firman Allah dalam hidup mereka, sehingga kita akan melihat pertumbuhan imannya yang terus meningkat, dan ketika mereka beranjak dewasa, kita tidak perlu takut karena firman Allah yang menjadi dasar kehidupannya sudah kita tanamkan sejak kecil.
Doa: “Tuhan Yesus, beri kami hikmat dan mampukan kami mendidik anak kami sejak dini untuk hidup di dalam takut akan Engkau. Amin.”
Bacaan Setahun: 1 Tawarikh 13-14; Yohanes 16:1-15.
Untuk membaca artikel atau renungan yang lain silakan klik disini
Doa: “Tuhan Yesus, beri kami hikmat dan mampukan kami mendidik anak kami sejak dini untuk hidup di dalam takut akan Engkau. Amin.”
GBI Pasir Koja 39 Bandung