Lukas 12:1-5
Lukas 12:1. “Sementara itu beribu-ribu orang banyak telah berkerumun, sehingga mereka berdesak-desakan. Lalu Yesus mulai mengajar, pertama-tama kepada murid-murid-Nya, kata-Nya: “Waspadalah terhadap ragi, yaitu kemunafikan orang Farisi.”
Tuhan Yesus mengingatkan murid-murid-Nya untuk waspada terhadap ragi orang Farisi dan para ahli hukum Taurat. Orang Farisi dan para ahli hukum Taurat mengajarkan dan memerintahkan pengikutnya untuk mengerjakan hal-hal yang mereka sendiri tidak melakukannya. Mereka seringkali menunjukkan kesalehan hidup mereka dengan tujuan untuk dilihat dan dikagumi orang banyak. Ibadah yang mereka lakukan hanya bertujuan untuk menjalankan perintah manusia dan bukan untuk menyembah Allah. Ragi identik pula dengan pengajaran sesat.
Di jaman moderen ini, sebagai orang percaya kita juga harus waspada terhadap setiap ‘ragi’ yang banyak disebarkan di kalangan orang percaya dengan tujuan untuk menyesatkan mereka dari kebenaran firman Tuhan. Orang Farisi dan para ahli hukum Taurat di jaman moderen ini mungkin tidak berpakaian jubah putih-putih dan memiliki janggut panjang. Keberadaan mereka mungkin sama seperti orang percaya lainnya bahkan tidak jarang mereka berpenampilan sebagai seorang hamba Tuhan. Mereka mengajarkan segala sesuatu yang menurut mereka benar sekalipun bertentangan dengan firman Tuhan. Sering kali mereka menuntut para pengikutnya untuk setia dan melakukan setiap perintahnya dengan tujuan untuk menyenangkan hatinya. Tentu saja hal ini bertentangan dengan Firman Tuhan yang mengajarkan bahwa setiap orang percaya harus berusaha untuk menyenangkan Tuhan dan bukan hamba-Nya atau orang-orang yang berstatus sebagai hamba Tuhan.
Sebagai orang percaya, kita harus memberikan penghormatan dan rasa takut yang tertinggi hanya kepada Tuhan saja yang sanggup mematikan dan menghidupkan kita. Segala pujian, hormat dan kemuliaan hanya bagi Tuhan kita, Yesus Kristus nama-Nya.
Doa: “Biarlah segenap hati, jiwa dan tubuhku senantiasa memuliakan-Mu, sehingga tidak ada sesuatu pun yang membuat aku berpaling dari-Mu. Di dalam nama Tuhan Yesus. Amin.”
GBI Pasir Koja 39 Bandung
