1 Samuel 28:1-7
1 Samuel 28:7a. “Lalu berkatalah Saul kepada para pegawainya: “Carilah bagiku seorang perempuan yang sanggup memanggil arwah; maka aku hendak pergi kepadanya dan meminta petunjuk kepadanya.”
Dalam ketakutannya menghadapi tentara Filistin, Saul bertanya kepada Tuhan tapi Tuhan tidak menjawab dia. Tuhan sudah undur dari kehidupan pribadi Saul, karena Saul sudah beberapa kali tidak taat kepada perintah-Nya (1 Sam 13, 15 ). Sekalipun Saul tahu kesalahannya dan menyadari, bahwa Allah telah meninggalkannya, keadaan tersebut tidak membuat Saul menyesal dan bertobat. Saul malah menyuruh pegawainya untuk mencari seorang pemanggil arwah dengan maksud untuk meminta petunjuk kepadanya. Saul melakukan sebuah tindakan yang bodoh yang membuat Allah semangkin berduka.
Ketika kita mengalami seolah Allah tidak mendengar doa-doa kita, janganlah hendaknya hati kita berpaling meninggalkan Allah dan berusaha untuk mencari ‘orang pintar’ untuk meminta petunjuk kepadanya. Ketika kita mengalami seolah Allah tidak mendengar doa-doa kita, ketika seolah Allah tidak peduli dengan hidup kita, janganlah pergi meninggalkan Allah. Rendahkanlah diri di hadapan Tuhan dan mintalah belaskasihan Roh Kudus untuk menyelidiki dan mengingatkan kita akan kesalahan atau ketidaktaatan yang membuat hati kita tidak dapat merasakan hadirat Tuhan.
Jangan keraskan hati dan mintalah ampun untuk setiap dosa yang kita perbuat dan percayalah, bahwa Allah adalah pribadi yang murah hati dan setia. Allah akan mengampuni setiap dosa yang kita akui dan Dia tidak pernah meninggalkan kita.
Doa: “Selidikilah hatiku, ya Tuhan, dan ampunilah dosaku, jangan biarkan aku menjauh dari-Mu, biarlah kasih setia-Mu senantiasa ada dalam hidupku. Amin.”
GBI Pasir Koja 39 Bandung
