Renungan Harian 21 Mei 2022

Renungan Harian 21 Mei 2022 - MENGEJAR KEKUDUSAN – Ibrani 12:14. “Berusahalah hidup damai dengan semua orang dan kejarlah kekudusan, sebab

Renungan Harian 21 Mei 2022

MENGEJAR KEKUDUSAN Renungan Harian 21 Mei 2022

Ibrani 12:14-17

Ibrani 12:14. “Berusahalah hidup damai dengan semua orang dan kejarlah kekudusan, sebab tanpa kekudusan tidak seorang pun akan melihat Tuhan.” Renungan Harian 21 Mei 2022

Firman Tuhan menegaskan, bahwa kita harus mengejar kekudusan, sebab tanpa hidup dalam kekudusan, maka mustahil untuk kita melihat Allah (Ibrani 12:14). Mengejar kekudusan memiliki harga, dan harganya adalah penyangkalan diri dan penyaliban daging. Dengan kemenangan Kristus akan dosa, dan Roh Kudus yang dicurahkan dan diam di dalam kita, maka kita sesungguhnya sudah dimampukan untuk juga menang dari dosa.

Hari ini Roh Kudus memperingatkan kita, bahwa hari-hari sebagai orang Kristen yang suam-suam kuku haruslah berakhir. Jika kita sungguh-sungguh merindukan kehidupan yang berkemenangan, maka kita harus bersedia untuk melakukan apa yang diperlukan untuk benar-benar mengenal Allah, yaitu mengejar kekudusan dengan menyangkal diri, memikul salib serta mengikut Yesus.

JC Ryle mencatat, bahwa: “Untuk hidup dalam kekudusan seseorang harus bersedia untuk menyerahkan setiap kebiasaan buruk dan perbuatan-perbuatan dosanya di hadapan Allah. Tidak boleh ada gencatan senjata dengan dosa. Ryle juga menuliskan, bahwa kekudusan ialah mempunyai rasa hormat yang mendalam kepada Allah dan jalan-jalan-Nya. Contoh yang bagus tentang hal ini kita dapat lihat dari sosok Nehemia, ketika ia menolak melakukan apa yang bupati sebelum dirinya lakukan dengan berkata, “Aku tidak berbuat demikian karena takut akan Allah” (Nehemia 5:15).

Kejarlah kekudusan dan hidup yang penuh hormat akan Allah.

Doa: “Tuhan Yesus, hari ini kami mau meninggalkan hidup yang suam-suam dan mulai mengejar kekudusan. Amin.”

Bacaan Setahun: 1 Raja-raja 3; Lukas 24:36-53.

Untuk membaca artikel atau renungan yang lain silakan klik disini  

JC Ryle mencatat, bahwa: “Untuk hidup dalam kekudusan seseorang harus bersedia untuk menyerahkan setiap kebiasaan buruk dan perbuatan-perbuatan dosanya di hadapan Allah. Tidak boleh ada gencatan senjata dengan dosa. Ryle juga menuliskan, bahwa kekudusan ialah mempunyai rasa hormat yang mendalam kepada Allah dan jalan-jalan-Nya. Contoh yang bagus tentang hal ini kita dapat lihat dari sosok Nehemia, ketika ia menolak melakukan apa yang bupati sebelum dirinya lakukan dengan berkata, “Aku tidak berbuat demikian karena takut akan Allah” (Nehemia 5:15).

Tuhan Yesus mati dan bangkit kembali, semua orang.

Check Also

Ilustrasi Renungan 31 Desember 2023 TUHAN ADA DI SETIAP MUSIM KEHIDUPAN

Renungan 31 Desember 2023

Ilustrasi Renungan 31 Desember 2023 TUHAN ADA DI SETIAP MUSIM KEHIDUPAN Renungan 31 Desember 2023 …