Renungan Harian 20 April 2022

Renungan Harian 20 April 2022- DICURI??? – Matius 28:13. … dan berkata: "Kamu harus mengatakan, bahwa murid-murid-Nya datang malam-malam dan

Renungan Harian 20 April 2022

 

 

DICURI??? Renungan Harian 20 April 2022

Matius 28:11-15

Matius 28:13. … dan berkata: “Kamu harus mengatakan, bahwa murid-murid-Nya datang malam-malam dan mencuri-Nya ketika kamu sedang tidur. Renungan Harian 20 April 2022

Para imam kepala Yahudi memberi sejumlah besar uang kepada serdadu Romawi yang menjaga kubur Tuhan Yesus sebagai imbalan untuk menyebarkan hoax. Mereka merekayasa cerita, bahwa murid-murid Yesus datang malam saat mereka tidur dan mencuri jenazah Tuhannya. Tentu saja itu adalah kebohongan besar para imam kepala. Mereka tidak bisa terima kenyataan, bahwa Tuhan Yesus telah bangkit. Mereka takut wibawa keagamaannya ambruk karena Tuhan Yesus yang mereka salibkan, bangkit kembali.

Mustahil murid-murid Tuhan mencuri-Nya! Dari mana mereka memiliki keberanian untuk menerobos penjagaan para serdadu Romawi? Dari mana keberanian dan wibawa mereka saat memberitakan Injil dan membaptiskan begitu banyak orang, serta menggoncangkan tata keagamaan Yahudi, kalau mereka menyembunyikan jenazah Tuhannya? Kebohongan tidak mungkin menghasilkan kewibawaan.

Ada pula yang menyakini, bahwa jenazah Tuhan Yesus dicuri oleh pihak lain. Untuk apa? Uang tebusan? Keluarga dan para murid Tuhan bukanlah orang-orang kaya. Maria Magdalena yang pergi ke kubur menyangka, bahwa jenazah Tuhannya dicuri orang, karena mendapati kubur-Nya telah kosong. Namun, kemudian ia berjumpa dengan Tuhan Yesus yang sudah bangkit itu.

Ada juga yang beranggapan, bahwa pihak pemerintah Romawilah yang menyembunyikan jenazah Tuhan Yesus itu. Tujuannya menghindari kekisruhan akibat dari penyaliban tokoh kharismatik itu, agar para murid terkecoh ketika memberitakan, bahwa Tuhan Yesus bangkit kembali.  Seandainya anggapan ini benar, pemerintah Romawi tinggal menunjukkan jenazah yang mereka sembunyikan itu, pastilah gerakan pengabaran Injil segera berhenti bahkan padam. Namun, kenyataannya pemerintah Roma tidak bisa melakukan hal itu, karena Tuhan Yesus bangkit. Ia bangkit, Injil pun merambak. Mari kita beritakan kebangkitan-Nya.

Doa: “Bapa di dalam nama Yesus, aku bersyukur untuk kebangkitan-Mu. Aku mau memberitakan Injil kerajaan-Mu. Amin.”

Bacaan Setahun: Hakim-hakim 11-12; Lukas 11:1-13.

Untuk membaca artikel atau renungan yang lain silakan klik disini  

Check Also

Ilustrasi Renungan 31 Desember 2023 TUHAN ADA DI SETIAP MUSIM KEHIDUPAN

Renungan 31 Desember 2023

Ilustrasi Renungan 31 Desember 2023 TUHAN ADA DI SETIAP MUSIM KEHIDUPAN Renungan 31 Desember 2023 …