
Renungan Harian 05 Februari 2022
PANGGILAN Renungan Harian 05 Februari 2022
Kejadian 12:1-7
Amsal 19:12. Kemarahan raja adalah seperti raung singa muda, tetapi kebaikannya seperti embun yang turun ke atas rumput.
Panggilan Allah kepada Abram untuk memindahkannya dari tanah kelahiran ke tanah perjanjian dirancang baik untuk menguji iman dan ketaatan Abram serta untuk memisahkan dan mengkhususkan dia bagi Allah. Panggilan Allah terasa sangat istimewa karena tidak hanya melalui suara atau tanda melainkan penampakkan diri kepada Abram dalam rupa kemuliaan-Nya yang begitu rupa.
Perintah-Nya agar Abram pergi adalah ujian apakah Abram mencintai tanah kelahirannya dan teman-teman terkasihnya dan apakah ia bisa meninggalkan semuanya dengan rela, untuk mengikuti Allah. Negerinya yang sudah jatuh ke dalam penyembahan berhala, sanak saudara dan rumah bapanya senantiasa menjadi godaan baginya, dan ia tidak bisa terus berada bersama mereka tanpa terhindar dari bahaya dosa dan tertular oleh mereka. Hal ini mengingatkan kita, bahwa setiap kita yang berada dalam lingkungan dosa perlu cepat keluar demi kebaikan diri kita.
Panggilan Allah kepada Abram serupa dengan panggilan Injil dalam anugerah Yesus yang melalui kasih pengorbanan-Nya di kayu salib, semua keturunan rohani dari Abram yang beriman dibawa masuk dalam perjanjian dengan Allah.
Lukas 14:26 Jikalau seorang datang kepada-Ku dan ia tidak membenci bapanya, ibunya, isterinya, anak-anaknya, saudara-saudaranya laki-laki atau perempuan, bahkan nyawanya sendiri, ia tidak dapat menjadi murid-Ku.
Kita tidak bisa mengasihi orang tua, sanak saudara, teman, hobi dan barang lebih daripada Kristus. Kita harus berani dan rela memutuskan hubungan demi Kristus bila mereka menjadi pesaing Kristus dalam hidup kita. Ketaatan Abram akan panggilan Allah mengajarkan bagaimana seseorang yang berurusan dengan Allah harus berurusan dengan mengandalkan kepercayaan. Abram diajar untuk hidup dengan terus bergantung pada petunjuk-Nya dan dengan mata yang senantiasa terus tertuju kepada-Nya.
Doa: “Tuhan Yesus, kami mau meninggalkan segala sesuatu untuk mengikut-Mu. Amin.”
Bacaan Setahun: Keluaran 23-24; Matius 22:1-22.
Untuk membaca artikel atau renungan yang lain silakan klik disini
[DISPLAY_ULTIMATE_SOCIAL_ICONS]
Doa: “Tuhan Yesus, kami mau menabur apa yang ada pada kami, karena kami mengasihi-Mu dan percaya kepada-Mu.Doa: “Tuhan Yesus, kami mau menabur apa yang ada pada kami, karena kami mengasihi-Mu dan percaya kepada-Mu.Doa: “Tuhan Yesus, kami mau menabur apa yang ada pada kami, karena kami mengasihi-Mu dan percaya kepada-Mu.Doa: “Tuhan Yesus, kami mau menabur apa yang ada pada kami, karena kami mengasihi-Mu dan percaya kepada-Mu.
GBI Pasir Koja 39 Bandung