
Renungan Harian 04 Februari 2022
KOMITMEN MEMEGANG PERJANJIAN Renungan Harian 04 Februari 2022
Kejadian 24:1-67
Kejadian 24:6. Tetapi Abraham berkata kepadanya: “Awas, jangan kaubawa anakku itu kembali ke sana.
Pasal yang panjang ini menceritakan bagaimana Abraham mengutus hamba kepercayaannya ke negeri asalnya untuk mencari jodoh bagi Ishak. Melalui perjalanan panjang, sang hamba akhirnya berhasil dan kembali bersama Ribka untuk dipersuntingkan dengan Ishak menjadi istrinya. Kita perlu waspada karena pasal ini tidak mengajarkan tentang bagaimana menemukan jodoh. Inti kisah ini bukan tentang mencari pasangan, tetapi tentang kesetiaan umat Allah dalam memegang perjanjian Allah.
Abraham sudah tua dan ingin anaknya, Ishak berkeluarga. Jodoh bagi Ishak harus datang dari kaum keluarganya sendiri. Ketentuan ini bukan karena ras, budaya, atau bahasa, tetapi komitmen Abraham untuk memegang perjanjian dengan Allah. Keluarga yang dibentuk oleh Ishak haruslah keluarga orang beriman. Ishak tidak dapat mengambil isteri dari wanita-wanita lokal, karena mereka tidak seiman dan tidak sepanggilan dengan umat Allah.
Maka kuncinya adalah wanita itu harus orang beriman dan sepanggilan. Wanita itu harus bersedia meninggalkan sanak keluarganya dan datang ke Tanah Perjanjian. Sebagaimana Abraham telah dipanggil keluar dan meninggalkan kaum keluarga yang menyembah berhala, wanita yang akan menjadi isteri Ishak haruslah bersedia keluar dari sanak keluarganya dan menjadi penyembah Allah saat tiba di Tanah Perjanjian. Jika wanita itu tidak mau, Abraham menegaskan bahwa Ishak tidak boleh dibawa kembali ke negeri asalnya. Perjanjian dengan Allah tidak boleh dikorbankan demi Ishak berkeluarga.
Marilah kita memegang komitmen dalam mendidik dan membangun keluarga sesuai ajaran dan nasihat Tuhan (Ef. 6:4). Khususnya juga memperkenalkan Tuhan Yesus sebagai pribadi yang bisa menyelamatkan masing-masing anggota keluarga.
Doa: “Tuhan Yesus, kami mau berkomitmen dalam melakukan kehendak-Mu seperti bapa Abraham. Amin.”
Bacaan Setahun: Keluaran 20-22; Matius 21:23-46.
Untuk membaca artikel atau renungan yang lain silakan klik disini
[DISPLAY_ULTIMATE_SOCIAL_ICONS]
Doa: “Tuhan Yesus, kami mau menabur apa yang ada pada kami, karena kami mengasihi-Mu dan percaya kepada-Mu.Doa: “Tuhan Yesus, kami mau menabur apa yang ada pada kami, karena kami mengasihi-Mu dan percaya kepada-Mu.Doa: “Tuhan Yesus, kami mau menabur apa yang ada pada kami, karena kami mengasihi-Mu dan percaya kepada-Mu.Doa: “Tuhan Yesus, kami mau menabur apa yang ada pada kami, karena kami mengasihi-Mu dan percaya kepada-Mu.
GBI Pasir Koja 39 Bandung