
Renungan Harian 03 Februari 2022
KETELADANAN ABRAHAM – TAAT Renungan Harian 03 Februari 2022
Kejadian 12:1-9.
Kejadian 12:4. Lalu pergilah Abram seperti yang difirmankan TUHAN kepadanya, dan Lotpun ikut bersama-sama dengan dia; Abram berumur tujuh puluh lima tahun, ketika ia berangkat dari Haran.
Abram pergi dari negerinya, dari Haran, dalam memenuhi panggilan Allah, ia tidak membangkang terhadap penglihatan sorgawi itu, tetapi berbuat seperti yang diperintahkan kepadanya, tanpa minta pertimbangan kepada manusia. Ia menunjukkan ketaatannya dengan cepat dan tanpa ditunda, tunduk dan tanpa membantah. Ia membawa isterinya bukan dengan paksa melainkan dengan ajakan. Sarai, isterinya, pergi bersama-sama dengan dia. Allah telah menyatukan mereka bersama-sama, dan tidak ada yang boleh memisahkan mereka. Jika Abram meninggalkan semuanya, untuk mengikuti Allah, maka Sarai pun akan meninggalkan semuanya, untuk mengikuti Abram, meskipun tidak satu pun dari keduanya yang tahu ke mana mereka akan pergi. Dan sungguh suatu rahmat bagi Abram untuk mempunyai teman seperjalanan seperti itu, seorang penolong yang sepadan baginya.
Mereka tidak menjadi patah semangat karena kesulitan-kesulitan yang mereka jumpai di tengah jalan, juga tidak dibelokkan oleh kesenangan-kesenangan yang mereka temui, tetapi terus maju.
Orang-orang yang sudah berangkat menuju tujuan harus bertekun dan taat sampai akhir, harus terus menggapai apa yang ada di hadapan mereka. Apa pun yang kita lakukan dalam ketaatan pada perintah Allah, dan dalam mengikuti pemeliharaan-Nya secara rendah hati, pasti akan berhasil, dan pada kesudahannya, akan berakhir dengan kemenangan yang gilang gemilang.
Doa: “Tuhan Yesus, ajarkan kami taat pada perintah-Mu sampai kami menuju tujuan yang Engkau mau dalam hidupku. Amin.”
Bacaan Setahun: Keluaran 18-19; Matius 21:1-22.
Untuk membaca artikel atau renungan yang lain silakan klik disini
[DISPLAY_ULTIMATE_SOCIAL_ICONS]
Doa: “Tuhan Yesus, kami mau menabur apa yang ada pada kami, karena kami mengasihi-Mu dan percaya kepada-Mu.Doa: “Tuhan Yesus, kami mau menabur apa yang ada pada kami, karena kami mengasihi-Mu dan percaya kepada-Mu.Doa: “Tuhan Yesus, kami mau menabur apa yang ada pada kami, karena kami mengasihi-Mu dan percaya kepada-Mu.Doa: “Tuhan Yesus, kami mau menabur apa yang ada pada kami, karena kami mengasihi-Mu dan percaya kepada-Mu.
GBI Pasir Koja 39 Bandung