
Renungan Harian 29 Januari 2022
MENABUR DI TENGAH BADAI Renungan Harian 29 Januari 2022
Mazmur 126:1-6.
Mazmur 126:6. Orang yang berjalan maju dengan menangis sambil menabur benih, pasti pulang dengan sorak-sorai sambil membawa berkas-berkasnya.
Jika kita memfokuskan seluruh perhatian kita kepada Allah yang benar, maka kita tidak akan pernah kehabisan alasan untuk bersyukur dan berharap. Memang, agar tanah dapat menumbuhkan panen, perlu diolah lebih dahulu, lalu perlu ditaburi benih, disiram dan diberi pupuk. Semuanya kerja keras yang melelahkan, bahkan tidak jarang disertai ratap tangis, terutama kalau alam tidak mendukung, hama justru menyerang. Akan tetapi, belajar dari sejarah kasih setia Tuhan dan keyakinan pemazmur, ialah bahwa upaya itu tidak akan sia-sia karena anugerah Tuhan terus menerus diberikan. Begitu pun hidup orang percaya adalah hidup oleh anugerah demi anugerah. Dalam menjalani hidup ini, kita percaya bahwa anugerah-anugerah terus menerus menopang kita sampai Kristus menjemput kita ke sorga yang baka!
Dibutuhkan iman yang sejati untuk bersyukur dan berharap dalam segala keadaan dan tetap melakukan bagian yang harus kita lakukan dalam hidup ini, walaupun mungkin kita tidak dapat melihat jalan di depan kita bahkan mungkin rasanya seperti jalan yang dipenuhi kabut tebal sekalipun. Yang dibutuhkan adalah Iman. Iman bagaikan laser yang bisa menembus tebalnya kabut ketidakjelasan hidup, hingga kita dapat melihat kebaikan Tuhan.
Orang percaya harus yakin, bahwa apa yang taburkan dengan rajin sekarang ini akan diberkati dengan berlimpah-limpah oleh Allah di masa depan. Jadi, marilah kita menabur bagi Allah dalam kesetiaan, kebenaran, kendati pun mengalami kepedihan karena mengetahui bahwa akan ada tuaian berkat Allah yang besar.
Doa: “Ajarkan kami untuk tetap setia menabur dalam kondisi apa pun. Amin.”
Bacaan Setahun: Keluaran 7-9; Matius 18:15-35.
Untuk membaca artikel atau renungan yang lain silakan klik disini
[DISPLAY_ULTIMATE_SOCIAL_ICONS]
Doa: “Ajarkan kami untuk tetap setia menabur dalam kondisi apa pun. Amin.”
Doa: “Ajarkan kami untuk tetap setia menabur dalam kondisi apa pun. Amin.”
GBI Pasir Koja 39 Bandung