RAHASIA MENGATASI BADAI

Oleh: Yanuar

Kitab Yosua pasal 1 mengisahkan Yosua merupakan hamba yang akrab dan setia bagi Musa selama empat puluh tahun pengembaraan di Padang Gurun. Yosua adalah seorang yang dipenuhi dengan Roh Kudus, dan ia telah ditugaskan sebagai pengganti Musa. Dalam Yosua 1 ini dikatakan, bahwa Allah memanggil dia untuk menuntun umat-Nya memasuki tanah perjanjian. Nama Yosua artinya “Tuhan menyelamatkan”. Yosua adalah lambang Yesus Kristus ketika menuntun umat Allah memasuki tanah perjanjian dan menuju kemenangan atas musuh-musuh mereka.

Beberapa pelajaran penting yang dapat kita pelajari dalam Yosua 1 ini, antara lain:
1. Tanah yang dijanjikan dan penaklukkannya oleh umat Allah melambangkan warisan rohani dan keselamatan orang percaya di dalam Kristus sekarang ini. Namun, sekalipun kita sudah memiliki keselamatan dan juga sudah mempunyai “berkat rohani di dalam sorga” dalam Kristus, kita masih harus “bertanding dalam pertandingan iman” untuk memastikan, bahwa kita akan memiliki keselamatan kekal dan perhentian abadi.

2. Bagi setiap orang percaya, memiliki keselamatan dan berkat-berkat Allah dipelihara dengan iman yang hidup kepada Kristus yang terungkap dalam ketaatan kepada firman-Nya dan dalam peperangan rohani melawan dosa, tabiat berdosa, dan Iblis. Jadi pengharapan akan memiliki perhentian Allah pada akhirnya terletak dalam iman kepada janji-janji Allah, kepada kuasa-Nya, dan kepada kehadiran-Nya yang pribadi.

3. Janji Allah yang mendasar kepada Yosua – “Aku akan menyertai engkau; Aku tidak akan membiarkan engkau dan tidak akan meninggalkan engkau” – juga merupakan komitmen Allah kepada semua orang percaya di dalam pergumulan iman mereka; kehadiran Allah yang tetap dengan kita kini menjadi kenyataan melalui Anak-Nya dan karunia Roh Kudus.

4. Agar setiap orang percaya dapat memiliki warisan rohani dan keselamatan, setiap orang percaya harus membuat komitmen untuk menaati firman Allah yang tertulis; firman Allah yang tertulis di dalam “kitab Taurat” harus menjadi kekuasaan tertinggi dalam kehidupan setiap orang percaya; prinsip ini berlaku bagi setiap kita orang percaya seumur hidupnya.

5. Bahwa syarat-syarat bagi setiap orang percaya untuk mencapai kemakmuran dan keberhasilan ialah: Setiap orang percaya haruslah menjadi kuat, berani, dan tekun di dalam Allah; menjadikan firman Allah penuntun utama untuk kepercayaan dan kelakuan kita; mempelajari dan merenungkan firman Allah setiap hari; dan memutuskan untuk mencari Allah dengan sungguh-sungguh seumur hidupnya.

Oleh sebab itu, apa pun keadaan kita saat ini, marilah kita terus menaruh pengharapan kita hanya kepada Yesus Kristus, Tuhan. Dan janganlah kita lupa memperkatakan firman Allah, merenungkannya siang dan malam, supaya kita bertindak hati-hati sesuai dengan segala yang tertulis di dalam kebenaran firman Allah, sebab dengan demikian perjalanan kita akan berhasil dan beruntung. Amin.

TUHAN YESUS MEMBERKATI.

Check Also

Artikel Doa

KOSMO

Oleh: Sonny Syam Matius 28:19-20 (TB) Karena itu pergilah, jadikanlah semua bangsa murid-Ku dan baptislah …