
SEPENANGGUNGAN
Ibrani 4:1-16
Ibrani 4:15a. Sebab Imam Besar yang kita punya, bukanlah imam besar yang tidak dapat turut merasakan kelemahan-kelemahan kita,..
Sebagai Tuhan dan Raja, Yesus tidak dilahirkan dari keluarga yang kaya, dan penuh kemewahan. Yesus juga tidak dilahirkan dari keluarga yang memiliki kedudukan yang tinggi dalam pemerintahan atau kerajaan. Yesus dilahirkan dari keluarga sederhana yang sehari-hari bekerja sebagai tukang kayu.
Ketika Yesus datang sebagai manusia, Yesus tidak lahir di tempat yang elit, atau rumah sakit yang paling mewah yang ada pada waktu itu. Bahkan mungkin di antara kelahiran anak-anak manusia dari dulu sampai sekarang pun, belum pernah dilahirkan tempat yang sama hinanya dengan tempat kelahiran Yesus. Karena Yesus lahir dan dibandingkan dipalungan tempat kandang domba. Tempat biasa domba beristrahat, di sanalah Dia dilahirkan.
Dalam kelahiran-Nya saja nampaknya Yesus sangat miskin, kekurangan bahkan menderita karena diancam akan dibunuh oleh seorang raja yang bernama Herodes. Karena raja Herodes merasa tersaingi dengan kelahiran-Nya sebagai Raja dan Juruselamat umat manusia.
Melalui peristiwa kronologi kelahiran-Nya, Yesus mau menyampaikan bahwa sejak kedatangan-Nya ke dunia ini, Dia memiliki perasaan sepenanggungan dengan kita. Kekurangan, kemiskinan bahkan penderitaan yang kita alami, lebih dahulu telah dialami oleh Tuhan Yesus. Namun, tahukah kita, bahwa sebenarnya, Tuhan Yesus rela menjadi miskin dan berkekurangan supaya kita menjadi kaya.
Renungkanlah, bahwa apa Anda rasakan dan alami saat ini, Tuhan Yesus pun merasakannya bahkan Dia lebih dahulu mengalami semuanya dibandingkan dengan diri kita dan kabar baiknya adalah Tuhan Yesus bukan hanya merasakan apa yang kita rasakan, tetapi Dia juga bersedia dan dengan tangan terbuka untuk memberikan penghiburan, pertolongan dan jalan keluar dari apa yang kita alami dalam hidup kita. Amin.
Doa: “Kami percaya Engkau memahami apa yang kami alami dan rasakan. Engkau peduli dan pasti menolong kami. Terima kasih Tuhan Yesus. Amin.”
Bacaan Setahun: Wahyu 10; Ibrani 9:23-28; Yehezkiel 44:4-31; Hagai 2.
Untuk membaca artikel atau renungan yang lain silakan klik disini
GBI Pasir Koja 39 Bandung