
BESAR SETIA-NYA
Ratapan 3
Ratapan 3:22-23. Tak berkesudahan kasih setia TUHAN, tak habis-habisnya rahmat-Nya, selalu baru tiap pagi; besar kesetiaan-Mu!
Umat Tuhan di Sion mengalami masa gelap yang panjang, penderitaan akibat hukuman Tuhan atas segala kebebalan dan dosa mereka. Nabi Yeremia berduka dan meratapi bangsa dan kerajaannya. Bagi mereka, malam terasa panjang dan matahari pagi seolah berlambat untuk terbit. Namun, dalam iman, Yeremia sanggup menatap masa depan dan melihat bahwa kasih setia Tuhan tidak pernah berubah. Yeremia mampu melihat, bahwa di balik semua kesulitan dan penderitaan, ada hari esok yang penuh dengan harapan. Yeremia yakin, bahwa Tuhan itu baik bagi mereka yang berharap dan mencari Dia. Umat Israel juga diharapkan diam dalam menantikan pertolongan Tuhan.
Ada kalanya ketika badai melanda, waktu menjadi begitu lambat, seolah badai dan pergumulan datang tiada henti dan tak kunjung berakhir. Umumnya kita akan melakukan berbagai upaya, mengusahakan jalan keluar secepat mungkin, menyusun strategi untuk mendapatkan solusi dalam waktu yang sesingkat-singkatnya. Harus diakui memang tidak nyaman berada dalam badai. Kasih setia Tuhan tidak pernah habis bagi mereka yang percaya dan selalu berharap kepada Tuhan. Tuhan telah membuktikan bahwa Ia tidak pernah meninggalkan mereka yang dikasihi-Nya. Jadi, percayalah selalu kepada Dia, sebab tidak selamanya Ia membiarkan badai menerpa karena Ia selalu menyertai dan melengkapi kita untuk menang atas segala badai. Allah baik terhadap orang yang menantikan-Nya. Ia baik terhadap orang yang mencari-Nya.
Yeremia menjelaskan bagaimana Allah tidak diam terhadap penderitaan umat-Nya. Allah telah datang kepada Yeremia pada hari Yeremia memanggil kepada Allah. Allah berkata kepada Yeremia, “Jangan takut.” Saat keadaan begitu menyesakkan, datang berharaplah kepada Allah, yang kasih setia-Nya tiada berkesudahan.
Doa: “Bapa di dalam nama Yesus, terima kasih untuk pengharapan di dalam Engkau dan aku percaya. Amin.”
Bacaan Setahun: Wahyu 5; Ibrani 7:11-17; Yehezkiel 37; Habakuk 2.
Untuk membaca artikel atau renungan yang lain silakan klik disini
GBI Pasir Koja 39 Bandung