
MEMULIHKAN
2 Tawarikh 7:4-22
2 Tawarikh 7:14. Dan umat-Ku, yang atasnya nama-Ku disebut, merendahkan diri, berdoa dan mencari wajah-Ku, lalu berbalik dari jalan-jalannya yang jahat, maka Aku akan mendengar dari sorga dan mengampuni dosa mereka, serta memulihkan negeri mereka.
Sedang asik saya bekerja, tiba-tiba satu chat WA masuk dari anak saya satu-satunya, “Ma, gelas mama yang besar pecah.” Deg, saya membayangkan gelas keramik kesayangan saya pecah. Gelas pemberian ibu saya. Menahan napas sebentar, merasakan betapa sayangnya saya pada gelas itu. Marah? Tentu tidak, saya tidak tidak bisa marah pada anak kesayangan saya. Bukan karena dia anak semata wayang, tetapi saya tahu, dia bukan anak yang sembarangan dan chat lanjutannya berbunyi, “Maaf ya, Ma.” Hati sedih saya pun hilang seketika. Sikap hati yang ditunjukkan anak saya justru membuat kasih saya bertambah besar. Sekalipun saya kehilangan sesuatu yang saya sukai tetapi saya bangga memiliki anak dengan karakter yang luar biasa. Sekarang anak saya sudah dewasa dan itulah satu-satu gelas yang pernah dipecahkannya.
Demikian juga Bapa di sorga yang mengasihi kita dengan kasih yang sempurna dan tidak berkesudahan. Jika orang tua di dunia ini saja bisa memberikan yang terbaik apalagi Bapa di sorga. Yang diingini-Nya hanyalah kerendahan hati untuk mengakui, datang mencari Dia dan kembali pada jalan atau sikap yang benar. Bila kita melakukannya dengan sungguh-sungguh, maka firman-Nya memberikan jaminan akan pengampunan bahkan pemulihan. Tidak ada perkara apa pun yang tidak dapat Ia pulihkan. Bukan saja dalam kehidupan orang percaya, Tuhan pun menjanjikan pemulihan bagi negeri, bila umat yang dikasihi-Nya bersatu untuk merendahkan diri, mencari Dia senantiasa dan hidup dalam kekudusan. Dengan segala hal yang terjadi atas Indonesia, bangsa ini memerlukan doa dan kekudusan orang percaya agar mengalami pemulihan.
Doa: “Bapa di dalam nama Yesus, saya memohon pengampunan atas dosa saya dan dosa bangsa ini. Berkati bangsa ini dengan keselamatan dari-Mu. Amin.”
Bacaan Setahun: 1 Yohanes 4:17-21; Ibrani 1:5-9; Yehezkiel 21; Amos 8.
Untuk membaca artikel atau renungan yang lain silakan klik disini
GBI Pasir Koja 39 Bandung