
Vitamin D bekerja untuk mengatur jumlah Kalsium dan Fosfat di dalam tubuh kita. Kalsium dan Fosfat dibutuhkan untuk menjaga agar tulang, gigi dan otot kita sehat. Kekurangan Vitamin D dapat menyebabkan gangguan tulang. Vitamin D didapatkan dari makanan dan juga dibuat oleh tubuh, ketika kulit kita terpapar sinar matahari langsung. Sumber makanan yang mengandung Vitamin D adalah ikan (salmon, sarden, makarel), daging merah, hati, kuning telur, sereal.
Berapa jumlah vitamin D yang kita perlukan setiap hari?
Anak-anak berusia lebih dari 1 tahun hingga dewasa membutuhkan 10 micrograms vitamin D perhari. Bayi yang berusia lebih kecil dari satu tahun membutuhkan 8.5-10 micrograms Vitamin D perhari. (1 microgram setara dengan 40 IU; sehingga 10 microgram vit D setara dengan 400 IU).
Apakah yang terjadi jika saya meminum Vitamin D terlalu banyak?
Asupan Vitamin D berlebih dari supplemen selama jangka panjang dapat mengakibatkan kandungan kalsium yang berlebihan di dalam tubuh (hiperkalsemia). Hal ini dapat melemahkan tulang, merusak ginjal dan mengganggu kerja jantung.
Berjemur tidak akan mengakibatkan overdosis Vitamin D. Tapi ingatlah bahwa paparan sinar matahari terlalu lama akan mengakibatkan penuaan kulit lebih cepat.
Vitamin D sangat dibutuhkan oleh tubuh kita dan tubuh membutuhkan Vitamin D untuk memperkuat tulang dan menjaga kesehatan tubuh kita. Sinar matahari adalah sumber utama untuk membentuk vitamin D—kulit kita akan menyerap sinar ultraviolet dari matahari dan mengubahnya menjadi Vitamin D.
Beberapa orang mungkin mengalami kekurangan vitamin D, seperti orang yang berusia lanjut, kekurangan gizi dan memiliki kulit berwarna gelap.
Vitamin D dan sistem Imun, apakah ada efeknya?
Vitamin D diketahui dapat meningkatkan sistem imun dan mengatur respon inflamasi. Beberapa penelitian mengatakan bahwa vitamin D mengurangi resiko COVID-19. Namun para ahli menyatakan efek vitamin D terhadap COVID-19 masih memerlukan penelitian lebih lanjut.
Kekurangan Vitamin D dapat mengakibatkan penyakit bawaan akan menjadi lebih buruk. Penyakit bawaan/comorbid seperti penyakit jantung, tekanan darah tinggi, diabetes, kanker, dst. Sementara penyakit comorbid dapat menjadi faktor risiko COVID-19 yang berat.
Apakah yang harus saya lakukan?
Jaga asupan vitamin D sehari-hari, berjemur dengan teratur.
Konsultasikan dengan dokter bila Anda membutuhkan suplementasi Vitamin D dalam jangka panjang.
Untuk membaca artikel atau renungan yang lain silakan klik disini
GBI Pasir Koja 39 Bandung