
Pada bulan September 2021, GBI Pasirkoja mengusung tema bulanan tentang Kapita Selekta. Penjelasan “Kamus Besar Bahasa Indonesia” kata “Kapita Selekta”, diartikan pertama, “garis besar mengenai hal-hal penting dan terpilih.” Kedua, adalah bunga rampai karya ilmiah yang dianggap penting. Sedangkan Kapita Selekta dalam Kristen diartikan kumpulan tulisan-tulisan penting tentang Kristen yang terpilih. Sehingga selama empat minggu GBI Pasirkoja setiap minggu akan membahas beberapa hal penting sebagai berikut:
Pertama, Hidup orang Kristen (1 Petrus 4:7-19). Menguasai atau mengontrol diri secara serius ditandai oleh kehidupan doa yang konsisten. Rasul Petrus dalam suratnya menulis demikian: “Kesudahan segala sesuatu sudah dekat. Karena itu kuasailah dirimu dan jadilah tenang, supaya kamu dapat berdoa” – Cara hidup terbaik ini ditandai oleh adanya kehidupan doa yang menjelaskan tentang pola hidup Kristen yang dekat & intim dengan Allah dan mengandalkan TUHAN.
Kedua, Mengasihi Tuhan dan Sesama (Matius 22:34-40). Saling mengasihi dan melayani adalah cara terbaik untuk saling mempererat diri menguatkan persekutuan, melancarkan pelayanan bersama yang saling menunjang. Layanilah seorang akan yang lain, sesuai dengan karunia yang telah diperoleh tiap-tiap orang. Jemaat yang saling mengasihi dengan melayani sesama mengamalkan pola kehidupan terbaik. Kasih merupakan landasan kokoh bagi cara hidup terbaik yang mempererat hubungan sesama orang Kristen di dalam gereja. Kasih yang melayani adalah cara hidup terbaik yang saling meneguhkan dan menguatkan untuk menjalani kehidupan bersama, mempererat persekutuan, memenangkan tantangan bersama yang datang dari luar.
Ketiga, Panggilan untuk Melayani (Matius 20:25-28). Mengamalkan panggilan kasih persaudaraan dengan saling melayani, meneguhkan iman Kristen dan saling membantu sesama sesuai kasih karunia TUHAN. Meneguhkan persekutuan serta ketahanan gereja sehingga orang Kristen teguh secara internal dan kuat menghadapi tantangan dunia, setia menjawab panggilan pelayanan kesaksian misioner dari Kristus TUHAN untuk memberkati dunia.
Keempat, Keteladanan Hidup Melebihi Ribuan Petuah (1 Petrus 2:18-25). Kristus telah menderita dan telah meninggalkan teladan supaya kita mengikuti jejak-Nya. Di dalam keseharian, terkadang kita mendapatkan penghinaan dan ketidakadilan karena mempertahankan iman kita. Yesus sendiri mengatakan bagi tiap orang yang mengikut-Nya haruslah menyangkal diri dan memikul salibnya. Yesus telah menderita lebih dulu daripada kita dan Ia juga telah menunjukkan kasih-Nya. Jadi, sebagai umat-Nya kita haruslah meneladani sikap Kristus dengan tidak mudah sakit hati, karena Kristus lebih dulu menderita dan mengajarkan kasih. Begitu pun di dalam keteladanan kehidupan keluarga Kristen; ayah dan ibu alangkah indahnya apabila memberikan keteladanan hidup daripada mengekspresikan atau melontarkan ribuan petuah yang terkadang menyakitkan hati anak-anaknya.
Marilah seluruh Jemaat GBI Pasirkoja 39 Bandung untuk setia melakoni perilaku hidup Kristen seperti Kristus Yesus dalam kasih, panggilan melayani dan keteladanan hidup-Nya, bagi kemuliaan dan keagungan nama-Nya pada sepanjang bulan September 2021, Tuhan Yesus memberkati!
GBI Pasir Koja 39 Bandung