
TAAT UNTUK RELA, RELA UNTUK TAAT
Filemon 1:4-14
Kisah Para Rasul 21:13. Tetapi Paulus menjawab: “Mengapa kamu menangis dan dengan jalan demikian mau menghancurkan hatiku? Sebab aku ini rela bukan saja untuk diikat, tetapi juga untuk mati di Yerusalem oleh karena nama Tuhan Yesus.”
Dalam menghadapi kondisi seperti pandemi saat ini sangat dibutuhkan kerendahan hati untuk taat dan rela dengan apa yang dikehendaki Allah, karena Dialah yang mengetahui masa depan hidup kita.
Sesungguhnya yang dicari Tuhan adalah mereka yang “melakukan kehendak Bapa yang di Sorga” (Mat. 7:21). Bukankah Bileam telah melakukan kehendak Tuhan? Benar, tetapi ia tidak melakukannya dengan kerelaan, tetapi dengan terpaksa. Allah tidak hanya mencari ketaatan mutlak tetapi Ia mencari hati yang rela dan mau taat, dengan sukacita dan kerinduan melakukan kehendak-Nya, tanpa paksaan apa pun.
Jika direnungkan, bukankah saat seseorang melakukan apa yang kita minta dengan hati yang tidak rela atau terpaksa, kita seringkali memilih untuk orang tersebut sebaiknya tidak melakukannya. Bagaimana perasaan seorang suami yang dilayani oleh istrinya tanpa kerelaan dan cinta? Bagaimana perasaan seorang bapa yang melihat anak-anaknya taat tetapi tidak dengan kerelaan dan sukacita?
Allah mencari di tengah-tengah anak-anak dan hamba-hamba-Nya suatu hati yang rindu dan rela untuk taat kepada-Nya. Sebuah hati yang lamban untuk mengutamakan dan mengejar kepentingan sendiri tetapi tidak pernah merasa berat dan terpaksa untuk melakukan perintah-perintah-Nya. TUHAN MENCARI HATI YANG RELA DAN CEPAT UNTUK TAAT.
Ketaatan karena terpaksa bukanlah suatu hubungan yang baik, manis dan akrab. Ketaatan seperti Bileam bukanlah penyembahan sejati. Apakah artinya melayani Dia tetapi tidak diinginkan oleh Dia? Apalah artinya beribadah dan melakukan sesuatu bagi Tuhan tetapi kemudian semuanya itu tidak dikenal-Nya? Ingatlah sekali lagi dengan jelas: Bapa mencari penyembah-penyembah yang sejati! (Yoh. 4:23-24).
Doa: “Tuhan Yesus, beri kami hati yang taat dan rela melakukan kehendak-Mu. Amin.”
Bacaan Setahun: Yohanes 12:1-8; Efesus 1:15-23; Yesaya 64; II Raja-raja 4:8-5:27.
GBI Pasir Koja 39 Bandung