Renungan Harian (04 Februari 2016)

04WARGA KERAJAAN SORGA

Roma 14:17-19

Roma 14:17. “Sebab Kerajaan Allah bukanlah soal makanan dan minuman, tetapi soal kebenaran, damai sejahtera dan sukacita oleh Roh Kudus.”

Tahukan Anda, bahwa sejatinya kita adalah warga Kerajaan Allah, sehingga mestinya hidup kita ini menghadirkan suasana sorga di bumi. Dunia ini bukan rumah kita, tetapi dunia ini adalah tempat kerja kita. Tuhan mau agar lewat kehidupan kita, Kerajaan Sorga itu dialami oleh orang-orang di sekitar kita. Kerajaan Allah tidak bicara tentang makanan atau minuman, tetapi soal kebenaran, damai sejahtera dan sukacita oleh Roh Kudus. Hidup kita harus jalan dalam kebenaran, hati kita penuh dengan damai sejahtera, sehingga seluruh hidup kita penuh dengan sukacita.

Standard-standard etika Kerajaan Allah itu tinggi sekali, jauh diatas standard para ahli Taurat dan orang Farisi. Tuntutannya bukan hanya pengetahuan teori semata-mata, melainkan bagaimana melaksanakannya dalam kehidupan sehari-hari.

Beberapa hal yang harus kita miliki sebagai warga Kerajaan Sorga: 1. Takut dosa. Ia takut berbuat dosa bukan hanya karena takut ketahuan manusia, tetapi karena ia tidak mau menyakiti hati Bapanya yang ada di sorga. 2. Hidup dalam iman. Ia hidup dalam janji-janji Tuhan, karena orang benar akan hidup oleh iman. Jangan hidup melihat keadaan, dengan logika, penuh intrik juga taktik. Tetapi hiduplah sesuai dengan firman Tuhan, dengan percaya penuh, bahwa sorga menjamin kehidupan Anda. Sebab apa yang kita lihat, pikir dan rasa bisa saja salah. Tetapi firman Tuhan mengatakan, bahwa langit dan bumi akan berlalu, tetapi perkataan-Ku tidak akan berlalu (Mat. 24:35). 3. Siap diubahkan oleh Tuhan. Warga sorga mau diproses untuk diubahkan agar semakin serupa dengan Kristus. Iman itu bukan kemampuan untuk mengatur Tuhan tetapi iman adalah kemampuan untuk membiarkan Tuhan berdaulat penuh atas hidup kita.

Bagaimana dengan hidup Anda?

Doa: “Sebagai warga Kerajaan Allah, mampukanlah kami untuk menghadirkan suasana sorga di tengah dunia yang kelam ini, ya Tuhan Yesus. Biarlah kami menjadi terang kemuliaan-Mu. Amin.”

Check Also

Ilustrasi Renungan 31 Desember 2023 TUHAN ADA DI SETIAP MUSIM KEHIDUPAN

Renungan 31 Desember 2023

Ilustrasi Renungan 31 Desember 2023 TUHAN ADA DI SETIAP MUSIM KEHIDUPAN Renungan 31 Desember 2023 …