
RAHASIA KEBERHASILAN YUSUF
Kejadian 41:37-45
Kejadian 41:41. Selanjutnya Firaun berkata kepada Yusuf: “Dengan ini aku melantik engkau menjadi kuasa atas seluruh tanah Mesir.”
Firaun mengangkat Yusuf menjadi penguasa kedua di Mesir untuk mengelola pemerintahan di Mesir di usia Yusuf sangat tergolong muda, 33 tahun. Yusuf bukan saja menyelamatkan bangsa Mesir dari kelaparan, tetapi juga bangsa lain yang membutuhkan bahan pangan termasuk Israel. Seumur hidupnya, Yusuf tetap mendapat pengaruh dan kedudukan penting di tanah Mesir. Namun, sebelum Yusuf yang masih muda menjadi pemimpin di Mesir ada beberapa prinsip hidup yang dimilikinya:
- Melibatkan Tuhan. Penyertaan Tuhan telah membuat apa yang dikerjakan Yusuf menjadi berhasil. Demikian juga dengan kita, apa pun yang kita kerjakan, kita tidak boleh mengandalkan kekuatan dan pengetahuan kita sendiri (Ams. 3:5-6).
- Takut akan Tuhan. Sikap ini ditunjukkan oleh Yusuf ketika dia digoda oleh istri Potifar. Hidup kudus dan berkenan di hadapan Allah menjadi kerinduan utama Yusuf dalam hidupnya. Dengan demikian jika kita ingin berhasil dalam hidup ini, maka kita harus hidup takut akan Tuhan.
- Bertanggung jawab. Saat melakukan tugasnya, Yusuf selalu melaksanakannya dengan sepenuh hati dan bertanggung jawab, sehingga dia diangkat menjadi kepala rumah tangga dan kepala di penjara, bahkan menjadi orang kedua yang berkuasa atas Mesir. Jika kita mengerjakan tugas dan tanggung jawab dengan sepenuh hati, Tuhan akan memberi promosi dalam hidup kita.
- Berpikir positif. Sekalipun Yusuf pernah dimasukkan ke dalam sumur dan dijual ke Mesir, namun Yusuf mampu mengampuni saudaranya dan menyadari bahwa apa yang dilakukan oleh saudara-saudaranya adalah sebagai rencana Tuhan untuk memelihara kehidupan banyak bangsa, termasuk keluarganya dari bahaya kelaparan yang akan terjadi. Tetaplah percaya, bahwa rencana Allah dalam hidup kita tidak dapat dibatalkan oleh upaya-upaya jahat manusia.
Doa: “Tuhan Yesus, kami mau senantiasa melibatkan-Mu, hidup dalam kekudusan, bertanggung jawab atas tugas kami dan selalu berpikir positif. Amin.”
Bacaan Setahun: Yohanes 1:10-13; I Korintus 15:12-22; Yesaya 8; I Samuel 3-4.
GBI Pasir Koja 39 Bandung