
DIBANGUN DI ATAS DASAR TUHAN YESUS
Mazmur 127
Mazmur 127:1. Nyanyian ziarah Salomo. Jikalau bukan TUHAN yang membangun rumah, sia-sialah usaha orang yang membangunnya; jikalau bukan TUHAN yang mengawal kota, sia-sialah pengawal berjaga-jaga.
Pada umumnya setiap orang mengharapkan dan menginginkan keluarganya mengalami kebahagiaan, ketenteraman dan keberhasilan. Selain itu, setiap orang tua pasti mengharapkan anak-anaknya untuk menghormati mereka. Sebaliknya, setiap anak-anak mengharapkan orangtuanya mengasihi dan menerima mereka apa adanya. Anak-anak juga berharap orangtua dapat bertanggung jawab atas kebutuhan mereka dan menjadi teladan dalam hidup mereka.
Namun, faktanya masih ada keluarga-keluarga yang tidak mengalami kebahagiaan, ketenteraman dan keberhasilan. Masih ada anak-anak yang suka melawan orangtuanya. Sebaliknya ada juga anak yang mengalami kurang kasih sayang dari orangtuanya. Selain itu, ada juga orangtua yang tidak bisa menjadi teladan dan contoh bagi anaknya.
Selama keluarga tersebut mengandalkan kekuatan, kekayaan, dll, maka kebahagiaan, ketenteraman, dan keberhasilan tidak akan pernah tercapai. Karena itu, setiap keluarga harus sama-sama memberi diri dipimpin oleh Tuhan Yesus, supaya kebahagiaan, ketenteraman dan keberhasilan bisa terwujud.
Kalau keluarga dibangun di atas dasar Tuhan Yesus, maka anak-anak dengan sendirinya akan belajar menghormati orangtuanya. Orangtua juga pasti bisa mengasihi anak-anaknya apa adanya. Selain itu, orangtua juga pasti bisa melakukan tanggungjawabnya dengan benar bagi anak-anaknya. Orangtua akan memberikan teladan hidup yang benar bagi anak-anaknya. Karena itu, penting bagi setiap keluarga untuk sama-sama bersekutu dalam doa kepada Tuhan Yesus. Setiap anggota keluarga harus sama-sama memberi diri dan waktu untuk membaca dan merenungkan firman Tuhan. Selamat melibatkan Tuhan Yesus dalam keluarga Anda.
Doa: “Tuhan Yesus, kiranya Engkau sendiri yang membangun keluarga kami, karena sia-sialah jika bukan Engkau yang membangun-Nya. Amin.”
Bacaan Setahun: Lukas 17:1-19; I Korintus 4:6-10; Pengkhotbah 3:1-15; Yosua 11-12.
GBI Pasir Koja 39 Bandung