JANGAN LARI DARI TUGAS PELAYANAN
Yunus 3:1-10
Yunus 3:10. “Ketika Allah melihat perbuatan mereka itu, yakni bagaimana mereka berbalik dari tingkah lakunya yang jahat, maka menyesallah Allah karena malapetaka yang telah dirancangkan-Nya terhadap mereka, dan Ia pun tidak jadi melakukannya.”
Pernahkah kita mengeluhkan pelayanan kita? Sacara pribadi saya pernah. Mungkin Anda juga mengalaminya. Bagi Anda yang melayani orang sakit, melayani orang gangguan kejiwaan, mungkin juga melayani orang di penjara, atau melayani di desa terpencil jalannya susah. Sehingga kita mempunyai pikiran untuk meninggalkan pelayanan kita dengan alasan jenuh, sibuk, dan lelah.
Mungkin kita mulai bernego dengan Tuhan, “Tuhan kalau bisa melayani jemaat yang baik dong, atau pelayanannya ke tempat yang mudah dijangkau. Tapi jangan salah, Tuhan itu berdaulat atas hidup kita, kalau Tuhan sudah berkendak dan dia ingin memakai kita untuk kemuliaan-Nya, maka tak ada satu pun yang dapat menggagalkannya.
Yunus juga pernah menolak, saat diutus Tuhan ke Niniwe. Dai malah pergi ke Tarsis tetapi Tuhan yang meha kuasa tidak membiarkan itu terjadi. Tuhan menurunkan angin ribut lalu terjadilah badai besar sehingga kapal yang ditumpangi Yunus hampir terpukul hancur. Akhirnya setelah dibuat undian, Yunus lah yang dibuang ke laut dan pertolongan serta perlindungan Tuhan nyata bagi Yunus. Tuhan mengirim ikan besar untuk menelan Yunus. Kejadian tersebut membuat orang takut kepada Tuhan dan nama serta kebesaran Tuhan dinyatakan.
Tuhan pun menyertai Yunus, membuat apa yang diucapkan Yunus pada orang Niniwe dapat mereka terima dan hati mereka pun berbalik kapada Allah. Lihat saat Yunus mau dan menjalankan perintah Tuhan, dia menyelamatkan satu kota Niniwe dan murka Allah pun surut atas orang Niniwe.
Oleh sebab itu jangan pernah lari dari rencana Tuhan, biarkan Tuhan memakai hidup kita bagi kemuliaan-Nya. Cukup hanya mau, maka Allah yang bertindak.
Doa: “Biarlah kami terus melayani Engkau Tuhan, baik atau tidak baik waktunya, nyaman atau tidak nyaman tempatnya, namun kami tetap mempunyai komitmen untuk melayani Engkau. Kuatkan dan tuguhkan panggilan pelayanan kami Tuhan. Amin.”
GBI Pasir Koja 39 Bandung