
TEMPAT PERLINDUNGAN
Ulangan 19:1-3
Mazmur 62:1-2. Untuk pemimpin biduan. Menurut: Yedutun. Mazmur Daud. Hanya dekat Allah saja aku tenang, dari pada-Nyalah keselamatanku.
Di dunia sekarang ini tidak ada tempat yang aman bagi umat manusia untuk berlindung, karena berbagai bencana alam terjadi di mana-mana, kehidupan sosial moral masyarakat semakin degradasi, kelompok radikal dan teroris merajalela. Tidak ada lagi rasa aman bagi manusia.
Allah memberikan jaminan bagi umat-Nya, apabila mereka telah menduduki dan mendiami negeri yang dijanjikan, maka harus mengkhususkan tiga kota sebagai tempat perlindungan bagi umat-Nya yang tidak sengaja melakukan dosa. Artinya Allah telah menyediakan tempat pelarian bagi kita, apabila kita tidak sengaja melakukan dosa.
Kita juga mempunyai tempat pelarian super aman yaitu di dalam Yesus. Perlindungan teraman telah tersedia melalui darah Yesus. Pemazmur menyanyikan dengan indah pujian kepada Allah sang pelindung. Dikatakan hanya dekat Allah saja kita bisa mendapat ketenangan dan keamanan dari segala malapetaka. Tuhan Yesus satu-satunya keselamatan kita karena Tuhan Yesus sudah mati di kayu salib untuk keselamatan kita.
Pemazmur mengalami masa peperangan, dia memiliki pengalaman bagaimana gunung batu bisa dijadikan tempat persembunyian dari musuh. Begitu juga dengan kita yang percaya Yesus. Tuhan Yesus adalah gunung batu, tempat persembunyian kita yang aman dan merupakan keselamatan bagi kita. Kita terlindung dari musuh-musuh yang ingin menghancurkan kita. Allah bagi pemazmur adalah kota benteng. Kota benteng adalah kota yang aman dari serangan musuh. Penduduk di dalamnya akan terlindungi dan merasa aman.
Percayalah kepada Tuhan Yesus dan kita akan berkata seperti pemazmur, aku tidak akan goyah. Jika kita mau hidup aman, jagalah hati dari dosa dan berlindunglah selalu pada nama Yesus. Biarlah kita selalu belajar lemah lembut untuk dapat taat terhadap pimpinan-Nya.
Doa: “Bapa di dalam nama Yesus, aku percaya kepada-Mu, tempat perlindunganku. Amin.”
Bacaan Setahun: Lukas 10:38-42; Roma 14:1-4; Amsal 14; Ulangan 21.
GBI Pasir Koja 39 Bandung