
KENAIKAN TUHAN YESUS KE SORGA
1 Korintus 15:1-8
1 Korintus 15:57. Tetapi syukur kepada Allah, yang telah memberikan kepada kita kemenangan oleh Yesus Kristus, Tuhan kita.
Tuhan Yesus naik ke sorga karena diri-Nya memang berasal dari Sorga bukan dari dunia ini. Sebab tidak seorang pun dapat masuk ke sorga apabila dirinya bukan berasal dari sorga serta dikehendaki Allah untuk masuk ke sorga. Tuhan Yesus telah menyelesaikan semua pekerjaan yang diperintahkan oleh Bapa sampai tuntas. Tuhan Yesus saat ini sedang menyiapkan rumah di sorga bagi orang yang percaya, supaya kita memiliki rumah abadi di sorga.
Tuhan Yesus suatu saat pasti akan kembali lagi ke dunia untuk menjemput kita bersama-sama dengan Dia dalam Kerajaan Sorga.
Oleh sebab itu, kenaikan Tuhan Yesus ke sorga sangat penting untuk mempersiapkan semua hal bagi kepentingan kita yang percaya kepada Dia. Kenaikan Yesus ke sorga mengandung kuasa kemenangan bagi orang-orang Kristen. Kelak kita akan memakai tubuh kebangkitan, saat Tuhan Yesus datang kembali menjemput kita di dunia ini. Mengapa hal ini penting? Untuk membuktikan, bahwa kebangkitan manusia dari kematian adalah hal yang nyata. Manusia setelah mati tidak selesai kisahnya, tetapi masih ada kelanjutan hidupnya di kekekalan.
Peristiwa kenaikan Tuhan Yesus ke sorga menjadikan iman Kristen memiliki kualitas dan kepastian pengharapan akan kehidupan kekal di Sorga bersama Allah Bapa. Oleh sebab itu, marilah kita hidup dalam pimpinan kuasa Roh Kudus agar kita efektif sebagai saksi Kristus di dunia ini. Pengharapan inilah yang membuat kita kuat dan mampu menang melawan hawa nafsu daging, godaan untuk hidup dalam dosa serta tipu daya Setan. Setan yang seringkali menyesatkan manusia dari kehidupan dan jalan Allah yang benar. Pengharapan hidup bersama Kristus dalam kekekalan merupakan kuasa untuk hidup benar di hadapan Allah dan dunia.
Doa: “Bapa di dalam nama Yesus, aku mau setia dan menjadi kuat di dalam Engkau. Amin.”
Bacaan Setahun: Lukas 4:31-44; Roma 4:13-25; Mazmur 134-135; Bilangan 34.
GBI Pasir Koja 39 Bandung