Renungan Harian 27 Maret 2021

EMOSI MEDAN PEPERANGAN 

Efesus 4:17-32  

Efesus 4:17. Sebab itu kukatakan dan kutegaskan ini kepadamu di dalam Tuhan: Jangan hidup lagi sama seperti orang-orang yang tidak mengenal Allah dengan pikirannya yang sia-sia.

Dalam keseharian, kita bisa  temukan pribadi-pribadi tertentu yang sangat emosional. Hal ini membuat suasana yang tadinya damai tiba-tiba berubah menjadi gaduh. Ketika kesukaan atau dosanya disentuh, akan meradang seperti anak kecil yang mainannya diambil. Orang-orang seperti ini merasa hidupnya benar menurut pandangannya sendiri dan sulit untuk ditegur. Tidak ada kerendahan hati untuk belajar. Sekalipun orang itu sudah lahir baru dan mengaku dipimpin Roh Kudus, bahkan telah melayani. Pada kenyataannya masih memiliki problem emosi yang belum terselesaikan di dalam dirinya.

Sebagai orang Kristen, hidup kita seharusnya dibaharui oleh firman Allah setiap hari dan  bersedia meninggalkan kesukaan daging. Buah Roh akan semakin nampak dalam kehidupan kita bersama Tuhan Yesus. Ketika emosi kita mulai memuncak ada rem yang akan mengendalikannya. Banyak orang memiliki problem emosi yang tidak terkontrol meskipun mereka sudah menyatakan diri lahir baru di dalam Kristus.  Nyatanya justru sering kalah dalam hal menghadapi emosinya sendiri. Emosi yang tidak terkontrol dengan baik justru akan merusak reputasi maupun karya yang selama ini sudah kita rintis dengan baik dan mengakibatkan hubungan kita menjadi tidak baik dengan sesama kita. Firman Allah yang kita hidupi setiap hari harus menjadi pengendali penting dalam mengatasi problem emosi di dalam diri kita.

Ingat, Iblis itu suka sekali memancing emosi kita untuk meledak-ledak melalui berbagai macam cara. Sebab itu berjagalah atas hidup kita, sehingga tidak ada celah buatnya untuk memancing emosi kita. Hiduplah benar di hadapan Allah. Respon kita akan menunjukkan siapa kita sebenarnya dan bagaimana hubungan kita dengan Allah. Emosi kita menjadi medan pertempuran antara diri kita dan kuasa gelap. 

Doa: “Bapa dalam nama Yesus, aku mau hidup benar sesuai standar Engkau. Amin.”

Bacaan Setahun: Markus 11:15-33; Kisah Para Rasul 22:30-23:11; Mazmur 107:1-22; Bilangan 7:60-89.

Check Also

Ilustrasi Renungan 31 Desember 2023 TUHAN ADA DI SETIAP MUSIM KEHIDUPAN

Renungan 31 Desember 2023

Ilustrasi Renungan 31 Desember 2023 TUHAN ADA DI SETIAP MUSIM KEHIDUPAN Renungan 31 Desember 2023 …